BERITA POLRI INVESTIGASI|Pariaman – Kepolisian Resor Padang Pariaman meluncurkan inovasi pelayanan publik bertajuk SPKT Raun, berupa mobil layanan kepolisian keliling yang berfungsi sebagai kantor polisi berjalan.
Program ini dirancang untuk memperluas jangkauan pelayanan kepolisian hingga ke nagari-nagari terpencil yang selama ini mengalami keterbatasan akses dan jarak menuju kantor kepolisian.
SPKT Raun beroperasi langsung dari Markas Polres Padang Pariaman di Parit Malintang dan berkeliling ke berbagai wilayah pemukiman. Layanan ini bahkan menyasar warga secara door to door, sehingga masyarakat dapat mengakses layanan kepolisian tanpa harus mendatangi kantor Polres maupun Polsek.
Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo memberikan apresiasi atas terobosan tersebut. Menurutnya, SPKT Raun mencerminkan transformasi pelayanan Polri yang mengedepankan pendekatan humanis, proaktif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Polri tidak boleh pasif menunggu masyarakat datang. Kehadiran SPKT Raun menjadi bukti bahwa pelayanan kepolisian harus mendekat, cepat, dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Wakapolri saat meninjau layanan tersebut, Minggu (28/12/2025).
Melalui SPKT Raun, warga dapat mengakses beragam layanan kepolisian, mulai dari pembuatan laporan kehilangan, pengaduan masyarakat, Tindakan Pertama Tempat Kejadian Perkara (TPTKP), pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), perizinan keramaian, hingga permohonan pengawalan. Apabila laporan memerlukan penanganan lanjutan, petugas akan membantu mengarahkan dan mengantar warga ke Polsek terdekat.
Untuk menjamin kemudahan akses, layanan SPKT Raun didukung operator yang siaga selama 24 jam. Masyarakat dapat menghubungi layanan ini melalui media sosial resmi Polres Padang Pariaman, nomor kontak layanan, Call Center 110, serta kanal WhatsApp pengaduan. Sejak diluncurkan, ratusan laporan kehilangan dokumen penting seperti KTP, Kartu Keluarga, buku nikah, dan ijazah telah ditangani.
Wakapolri menegaskan bahwa inovasi tersebut sejalan dengan semangat Polri Presisi, khususnya dalam memberikan pelayanan publik yang transparan, responsif, dan mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.
“SPKT Raun merupakan contoh konkret bagaimana Polri beradaptasi dengan kondisi wilayah dan kebutuhan warga. Pelayanan harus bergerak, hadir, dan memberi solusi,” tegasnya.
Program SPKT Raun pun mendapat respons positif dari masyarakat Padang Pariaman, karena dinilai mampu memangkas jarak, waktu, dan biaya, sekaligus memperkuat kehadiran Polri di tengah kehidupan masyarakat.




