BERITA POLRI INVESTIGASI|Batam – Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Fast Respon (PW FRN) Counter Polri, Agus Flores menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap oknum yang merugikan negara. Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan dengan pengurus PW FRN Kepulauan Riau (Kepri) di Hotel Aston Batam, Rabu (22/10/2025).
Pertemuan ini membahas arah organisasi, pembentukan Tim Investigasi Bantu Negara, serta sinergi bersama Kementerian Keuangan di bawah kepemimpinan Menkeu Purbaya.
Tujuannya adalah memperkuat peran FRN dalam membantu negara, khususnya dalam mengawasi potensi penyimpangan di berbagai sektor ekonomi strategis.
Selain agenda internal, Agus Flores juga mendengarkan aspirasi dan curhatan para wartawan perbatasan yang mengungkap lemahnya pengawasan terhadap aktivitas ilegal di Batam.
“Katanya program Presiden Prabowo tidak berefek di Batam. Coba saya lihat, siapa jagonya di sini,” ujar Agus Flores dengan nada tegas.
Agus menekankan, dirinya tidak akan kompromi terhadap siapa pun yang mencoba bermain dalam kebijakan atau program pemerintah.
“Persetan oknum bermain di sini! Yang penting saya bersahabat dengan Istana Kabinet Merah Putih, Kapolri, Kabareskrim, Propam Polri, dan Menkeu Purbaya. Kalau ada oknum bawahannya main, saya sikat semua,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Agus juga mengumumkan rencana inspeksi mendadak (sidak) di 11 lokasi di Batam, yang akan dilakukan bersama tim wartawan FRN.
“Saya tidak peduli dibilang apa. Yang penting dapat oknumnya. Saya akan laporkan langsung ke Kapolri, Kabareskrim, Propam Polri, dan Menkeu Purbaya,” tegasnya lagi.
Menurut Agus, sidak tersebut akan difokuskan pada sektor tambang, cukai, produk ilegal, aktivitas aplosan, dan kawasan hutan yang rawan penyimpangan. Ia memastikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari dukungan nyata FRN terhadap penegakan hukum dan keberhasilan program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Dunia aktivis keras, saya sudah melewatinya. Terakhir saya bentrok di Sulawesi Tengah demi tegaknya hukum dan keberpihakan terhadap rakyat,” ujar Agus menutup pernyataannya.




