Tim Siaga SAR Brimob Polda Kepri Bergerak Cepat Padamkan Karhutla di Bukit Daeng Batam

BERITA POLRI INVESTIGASI|Batam – Satuan Brimob Polda Kepulauan Riau menunjukkan respons cepat dalam menangani kebakaran hutan yang terjadi di kawasan Bukit Daeng, Tembesi, Kota Batam, Rabu (4/2/2026). Melalui Tim Siaga SAR, personel Brimob langsung dikerahkan ke lokasi setelah menerima informasi awal dari masyarakat.

Informasi kebakaran pertama kali diketahui melalui unggahan media sosial warga setempat. Menyikapi laporan tersebut, Komandan Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kepri, Kompol Maslan Sirait, S.H., segera menginstruksikan Tim Siaga SAR untuk melakukan pengecekan sekaligus penanganan awal di lokasi kejadian.

Tim diberangkatkan dengan membawa satu unit Armoured Water Cannon (AWC) sebagai sarana pendukung pemadaman. Setibanya di lokasi sekitar pukul 14.20 WIB, petugas mendapati api telah menjalar ke area hutan dan berpotensi meluas.

Personel Satbrimob Polda Kepri langsung melakukan pemadaman dari satu sisi guna menahan pergerakan api. Di saat bersamaan, koordinasi dilakukan dengan Dinas Pemadam Kebakaran setempat serta unsur terkait lainnya. Sejumlah personel juga dikerahkan untuk mengatur arus lalu lintas guna mencegah kemacetan dan menjaga keselamatan pengguna jalan di sekitar lokasi.

Dansat Brimob Polda Kepri, Kombes Pol. Arief Doddy Suryawan, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa langkah cepat tersebut merupakan bagian dari komitmen dan kesiapsiagaan Brimob dalam menghadapi situasi darurat di wilayah hukum Polda Kepri.

Menurutnya, kehadiran Brimob tidak hanya terbatas pada tugas pengamanan, tetapi juga berperan aktif dalam upaya kemanusiaan dan penanggulangan bencana. “Brimob selalu siap digerakkan secara cepat dan tepat ketika masyarakat membutuhkan bantuan, terutama dalam kondisi darurat,” ujarnya.

Melalui koordinasi dan sinergi yang solid antara Tim Siaga SAR Satbrimob Polda Kepri, Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, unsur TNI–Polri, serta dukungan masyarakat sekitar, upaya pemadaman berhasil mencegah meluasnya titik api. Langkah tersebut sekaligus meminimalisir dampak lingkungan dan memastikan keselamatan warga di sekitar lokasi kebakaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *