BERITA POLRI INVESTIGASI|Bandung – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan meninjau langsung arus lalu lintas di Jalan Tol Jakarta–Cikampek serta Pos Pengamanan Polres Karawang yang berada di Rest Area Kilometer 57, Sabtu (20/12/2025), di tengah libur panjang Natal dan Tahun Baru 2026.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan personel serta kelancaran arus kendaraan pada hari pertama pelaksanaan Operasi Kemanusiaan Nataru Lodaya 2025. Dalam kegiatan itu, Kapolda Jabar didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polda Jawa Barat.
Saat berada di Rest Area KM 57, Kapolda Jabar juga menyerahkan bantuan sembako kepada sejumlah petugas yang bertugas, di antaranya petugas kebersihan, petugas keamanan (security), pengatur parkir, serta anggota kepolisian. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan apresiasi atas dedikasi para petugas dalam menjaga kelancaran dan keamanan selama periode libur Nataru di wilayah hukum Polda Jawa Barat.
Kapolda Jabar menyampaikan bahwa terjadi peningkatan volume kendaraan, khususnya di kawasan rest area. Oleh karena itu, ia meminta pengelola rest area untuk memaksimalkan penataan parkir agar kapasitas dapat dimanfaatkan secara optimal dan tidak menimbulkan kepadatan di jalur utama tol.
“Sejak pukul 00.00 WIB tadi malam, kita sudah memasuki masa Operasi Kemanusiaan Nataru Lodaya 2025. Kami bersama PJU Polda Jabar memantau pelaksanaan operasi di hari pertama ini. Dari pantauan kami di Kilometer 57 arah timur, terjadi peningkatan volume kendaraan di rest area. Kami sudah menyampaikan kepada pengelola agar penataan parkir dimaksimalkan sesuai kapasitas yang ada,” ujar Irjen Pol Rudi Setiawan.
Berdasarkan data counting vehicle, tercatat sebanyak 5.813 kendaraan melintas pada pukul 07.00 hingga 10.00 WIB. Mayoritas arus kendaraan berasal dari Jakarta menuju wilayah selatan Jawa Barat, khususnya melalui Tol Purbaleunyi ke arah Bandung dan sekitarnya.
“Arus paling banyak berasal dari Jakarta menuju selatan, masuk ke Purbaleunyi ke arah Bandung. Kemungkinan masyarakat memanfaatkan momen Natal dan Tahun Baru ini untuk bersilaturahmi maupun berlibur ke wilayah Jawa Barat,” jelasnya.
Terkait prediksi puncak arus lalu lintas, Kapolda Jabar menyebutkan akan terjadi dalam dua tahap, yakni menjelang Hari Natal dan menjelang Tahun Baru.
“Puncak arus diperkirakan terjadi dua tahap, pertama menjelang Natal dan berikutnya menjelang Tahun Baru. Berdasarkan survei, ada masyarakat yang memanfaatkan Natal, ada yang Tahun Baru, dan ada juga yang memanfaatkan keduanya,” tambahnya.
Selain itu, Kapolda Jabar juga menyoroti masih ditemukannya kendaraan sumbu tiga yang melintas di ruas tol wilayah Jawa Barat. Ia telah menginstruksikan jajaran lalu lintas untuk melakukan penindakan dengan mengalihkan kendaraan tersebut ke luar jalur tol, kecuali kendaraan yang masuk kategori pengecualian.
“Kami masih menemukan kendaraan sumbu tiga yang melintas. Sudah kami arahkan Kasat Lantas untuk mengalihkan kendaraan tersebut ke luar tol agar arus lalu lintas tetap lancar. Untuk pengecualian, sesuai SKB bersama, kendaraan pengangkut bahan makanan dan obat-obatan tetap diprioritaskan,” tegasnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa dengan pengawasan dan pengendalian yang intensif, Polda Jawa Barat berharap arus lalu lintas selama libur Natal dan Tahun Baru 2026 dapat berjalan aman, tertib, dan lancar, khususnya di ruas Tol Jakarta–Cikampek dan wilayah Karawang.




