BERITA POLRI INVESTIGASI|Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan rotasi, mutasi, dan promosi jabatan terhadap sejumlah perwira menengah (Pamen) dan perwira tinggi (Pati) melalui Surat Telegram (ST) Nomor ST/1335/VI/KEP./2026 tertanggal 25 Juni 2026. Salah satu pergantian jabatan terjadi di lingkungan Polda Metro Jaya, yakni posisi Kapolres Metro Bekasi Kota.
Jabatan Kapolres Metro Bekasi Kota yang sebelumnya diemban Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro kini dipercayakan kepada Kombes Pol Putu Kholis Aryana, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolresta Malang Kota, Polda Jawa Timur.
Sementara itu, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mendapat penugasan baru sebagai Kabagsumda Rorenmin Baintelkam Polri.
Dalam Surat Telegram disebutkan, “Kombes Pol Putu Kholis Aryana Kapolresta Malang Kota Polda Jatim diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolres Metro Bekasi Kota Polda Metro Jaya.”
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menjelaskan bahwa mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari mekanisme organisasi yang rutin dilakukan untuk menjaga dinamika, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat kepemimpinan di tubuh Polri.
“Mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, kapasitas kepemimpinan, serta efektivitas pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” ujar Brigjen Pol Trunoyudo kepada wartawan di Jakarta, Jumat (26/6/2026).
Mutasi kali ini tertuang dalam tujuh Surat Telegram Kapolri, yakni ST/1335/VI/KEP./2026 sebanyak 74 personel, ST/1336/VI/KEP./2026 sebanyak 359 personel, ST/1337/VI/KEP./2026 sebanyak 65 personel, ST/1338/VI/KEP./2026 sebanyak 174 personel, ST/1339/VI/KEP./2026 sebanyak 150 personel, ST/1340/VI/KEP./2026 sebanyak 104 personel, dan ST/1341/VI/KEP./2026 sebanyak 195 personel.
Secara keseluruhan, sebanyak 1.121 personel mengalami rotasi, mutasi, maupun promosi jabatan. Dari jumlah tersebut, 748 personel memperoleh promosi atau perpindahan jabatan setara (flat).
Dalam mutasi tersebut, Polri juga melakukan promosi terhadap 190 jabatan Kapolres, Kapolresta, Kapolres Metro, dan Kapolrestabes di berbagai daerah. Selain itu, organisasi Polri diperkuat melalui pembentukan satu Polresta baru di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), pembentukan empat Polres Tipe D baru, serta peningkatan status delapan Polres Tipe D menjadi Polresta.
Menurut Brigjen Pol Trunoyudo, kebijakan tersebut merupakan bagian dari langkah strategis Polri untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus menyesuaikan kebutuhan organisasi dengan perkembangan wilayah serta dinamika situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Pembentukan dan peningkatan tipe satuan kewilayahan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat pelayanan kepolisian kepada masyarakat, sekaligus menyesuaikan kebutuhan organisasi dengan perkembangan wilayah dan tantangan kamtibmas yang semakin dinamis,” tutupnya.
