BERITA POLRI INVESTIGASI|Manado – Tim SAR Brimob Polda Sulawesi Utara bersama unsur gabungan akhirnya berhasil menemukan dua korban yang tenggelam di perairan Teluk Manado, Selasa (4/11/2025). Kedua korban sebelumnya dilaporkan hilang saat bermain jetski di kawasan wisata laut tersebut.
Korban pertama, Ridwan Toka, warga Pakowa, ditemukan pada Selasa pagi oleh tim gabungan dari Dit Polairud Polda Sulut dan Basarnas Manado. Beberapa jam kemudian, sekitar 30 meter dari lokasi pertama, tim kembali menemukan korban kedua bernama Wandy Haikal, warga Sangihe.
“Korban kedua, Wandy Haikal, pertama kali ditemukan oleh Bripka Teguh, personel Batalyon A Pelopor Satbrimobda Sulut, di kedalaman sekitar 20 meter. Setelah itu, korban berhasil dievakuasi oleh tim penyelam gabungan,” ungkap salah satu petugas di lokasi pencarian.
Kedua korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Manado untuk proses identifikasi dan penanganan medis lebih lanjut.
Dansat Brimob Polda Sulut, Kombes Pol. Agung Anggoro, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh tim yang terlibat dalam operasi pencarian ini, mulai dari personel Brimob, Polairud, Basarnas, hingga masyarakat setempat yang turut membantu.
“Kekuatan tim bukan terletak pada siapa yang paling hebat, tetapi pada bagaimana semua bergerak bersama untuk satu tujuan,” ujar KBP Agung Anggoro.
Pemerintah daerah dan aparat kepolisian juga mengimbau seluruh pengelola wisata bahari di wilayah Sulawesi Utara untuk lebih memperhatikan standar keselamatan pengunjung, termasuk ketersediaan alat pelindung diri (APD) seperti pelampung dan pengawasan ketat terhadap aktivitas air.
Langkah ini diharapkan dapat mencegah terulangnya kembali insiden serupa yang menelan korban jiwa di perairan Teluk Manado.




