BERITA POLRI INVESTIGASI|Jakarta Pusat – Upaya pencegahan banjir dan penguatan kebersihan lingkungan terus dilakukan secara kolaboratif di wilayah Jakarta Pusat. Minggu (8/2/2026) pagi, TNI, Polri, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta masyarakat menggelar kerja bakti serentak di sejumlah titik rawan genangan.
Kegiatan diawali dengan apel kurve tiga pilar yang dipusatkan di Rumah Pompa Jalan Inspeksi RT 012/RW 005, Kelurahan Cempaka Putih Timur, Kecamatan Cempaka Putih. Apel tersebut menjadi simbol komitmen bersama lintas sektor dalam menjaga lingkungan dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim hujan.
Kerja bakti ini dihadiri Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Dr. Reynold E. P. Hutagalung, Wakapolres AKBP Eko Yulianto, unsur TNI, serta jajaran kecamatan dan dinas terkait. Sebanyak 545 personel gabungan dikerahkan, terdiri dari Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran, PMI, dan unsur lainnya.
Fokus kegiatan meliputi pembersihan sampah di sepanjang Jalan Inspeksi, pengecatan tembok, pembersihan aliran kali, pemangkasan ranting pohon, serta pengecekan kesiapan sarana dan prasarana pengendalian banjir. Selain itu, kondisi mesin pompa air dan kesiapsiagaan petugas rumah pompa turut diperiksa secara langsung.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno meninjau langsung jalannya kerja bakti dan memastikan seluruh perangkat pendukung pengendalian banjir berfungsi optimal. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama menjelang puncak musim hujan.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Dr. Reynold E. P. Hutagalung menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata sinergi tiga pilar bersama masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan tangguh terhadap bencana.
“Melalui kerja bakti serentak ini, kami memperkuat kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat. Lingkungan yang bersih adalah langkah awal dalam mencegah banjir dan berbagai potensi gangguan lainnya,” ujar Kapolres.
Ia menambahkan, kegiatan serupa diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan serta diikuti dengan peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan memperkuat budaya gotong royong.
Dengan sinergi lintas sektor dan partisipasi warga, Jakarta Pusat diharapkan semakin siap menghadapi potensi cuaca ekstrem serta mampu menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman bagi seluruh masyarakat.




