BERITA POLRI INVESTIGASI|Jakarta — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asistensi Media Nasional (AsMEN) Kota Bekasi, Nuriman, menegaskan pentingnya penguatan peran pers nasional sebagai salah satu pilar utama demokrasi melalui landasan hukum yang kuat, kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia pers.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”, Minggu malam (8/2/2026) menjelang dini hari.
Dalam keterangannya, Nuriman menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh insan pers di Indonesia, mulai dari wartawan, editor, redaktur, hingga seluruh elemen pendukung industri media cetak, elektronik, dan digital yang selama ini berperan menjaga arus informasi publik.
“Peringatan Hari Pers Nasional bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi untuk meneguhkan kembali komitmen pers dalam menjalankan fungsi kontrol sosial, edukasi publik, serta menyajikan informasi yang akurat dan berimbang,” ujar Nuriman.
Ia menegaskan bahwa kemerdekaan pers telah dijamin oleh konstitusi, sebagaimana tertuang dalam Pasal 28 Undang-Undang Dasar 1945, dan diperkuat melalui Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Menurutnya, keberadaan Dewan Pers memiliki peran strategis sebagai lembaga independen dalam menjaga kebebasan pers sekaligus memastikan profesionalisme media.
“Pers yang merdeka harus tetap bertanggung jawab. Kode Etik Jurnalistik menjadi rujukan fundamental agar setiap karya jurnalistik menjunjung tinggi prinsip kebenaran, keadilan, independensi, serta tidak merugikan kepentingan publik,” tegasnya.
Menghadapi tantangan era digital dan derasnya arus informasi, termasuk ancaman disinformasi, Nuriman juga menyoroti pentingnya Uji Kompetensi Wartawan (UKW) sebagai instrumen peningkatan kapasitas dan kualitas jurnalis.
“Profesionalisme jurnalis tidak hanya diukur dari keberanian menyampaikan fakta, tetapi juga dari kompetensi, integritas, dan kepatuhan terhadap etika profesi,” tambahnya.
Menutup pernyataannya, Nuriman berharap pers Indonesia terus tumbuh secara sehat dan mandiri, mampu menopang kedaulatan ekonomi media, serta menjadi kekuatan moral dalam membangun bangsa yang demokratis dan berkeadilan.
Ia juga menegaskan komitmen HALO BEKASI untuk konsisten menerapkan standar jurnalistik profesional, menyajikan informasi penegakan hukum secara objektif dan transparan, serta berperan aktif dalam memperkuat ekosistem pers nasional yang kredibel dan bertanggung jawab.
Pernyataan tersebut disampaikan melalui pesan WhatsApp pada Minggu malam (8/2/2026) bertepatan dengan peringatan Hari Pers Nasional.




