BERITA POLRI INVESTIGASI|Jakarta – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menghadiri Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 PT Jasa Raharja yang digelar di Jakarta, Selasa (20/1/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Kakorlantas Polri menegaskan pentingnya penguatan sinergi dan kolaborasi antara Korlantas Polri dan PT Jasa Raharja dalam mewujudkan keselamatan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di seluruh Indonesia.
Irjen Pol Agus Suryonugroho menyampaikan bahwa kerja sama antara Korlantas Polri dan Jasa Raharja telah terjalin kuat sejak lama dan terus berjalan secara konsisten dalam berbagai agenda strategis kepolisian.
“Sinergitas dan komunikasi antara Korlantas Polri dan Jasa Raharja sudah terbangun sejak awal dan terus berjalan dengan baik hingga saat ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kolaborasi tersebut tercermin dalam lima agenda besar operasi kepolisian, yakni Operasi Keselamatan, Operasi Ketupat, Operasi Patuh, Operasi Zebra, serta Operasi Lilin, yang secara konsisten dilaksanakan bersama Jasa Raharja.
“Kami tidak pernah menjalankan lima agenda besar tersebut tanpa Jasa Raharja. Artinya, koordinasi, kolaborasi, dan komunikasi menjadi kunci utama dalam menciptakan lalu lintas yang aman dan selamat,” jelasnya.
Dalam Operasi Keselamatan, sinergi difokuskan pada edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas. Sementara Operasi Ketupat menuntut kehadiran pimpinan dan personel secara langsung di lapangan guna menjamin keamanan dan kelancaran arus mudik serta balik.
“Pimpinan yang baik adalah pimpinan yang hadir di lapangan, berada langsung di tengah masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kakorlantas menekankan perubahan pendekatan dalam Operasi Patuh yang kini mengedepankan pola humanis dan persuasif. Penegakan hukum lalu lintas tidak lagi semata bersifat represif, melainkan disertai edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.
“Kami mengubah pola pendekatan dengan cara-cara humanis, merangkul masyarakat, dan menyampaikan pentingnya keselamatan berlalu lintas,” katanya.
Transformasi digital juga menjadi bagian penting dalam penegakan hukum lalu lintas melalui penerapan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Saat ini, sebagian besar penindakan pelanggaran lalu lintas telah dilakukan secara elektronik.
“Sekitar 95 persen penindakan saat ini menggunakan ETLE, dan hanya 5 persen yang masih dilakukan secara manual,” ungkapnya.
Selain itu, Korlantas Polri bersama Jasa Raharja mencanangkan Hari Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan sebagai gerakan moral nasional untuk meningkatkan kesadaran keselamatan di tengah meningkatnya jumlah kendaraan dan populasi.
Berdasarkan data Integrated Road Safety Management System (IRSMS), Irjen Pol Agus Suryonugroho mengungkapkan bahwa angka fatalitas korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas pada 2024 hingga 2025 mengalami penurunan signifikan.
“Alhamdulillah, jumlah korban meninggal dunia turun sebanyak 2.432 orang atau hampir 10 persen. Data ini valid dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Kakorlantas Polri berharap sinergi antara Korlantas Polri dan Jasa Raharja semakin kuat pada tahun 2026 serta menyampaikan apresiasi atas perjalanan panjang Jasa Raharja dalam pelayanan kepada masyarakat.(NR)
“Selamat ulang tahun ke-65 Jasa Raharja. Semoga semakin dewasa, semakin maju, semakin modern, dan semakin terpercaya dalam melayani masyarakat,” pungkasnya.




