BERITA POLRI INVESTIGASI|Sumut – Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi, bersama Kapolri Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung hunian sementara (huntara) bagi korban bencana di Asrama Haji Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah, Minggu (15/2/2026).
Dalam kunjungan tersebut, rombongan menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatera, khususnya Tapanuli Tengah. Bantuan yang disalurkan meliputi 16 truk berisi paket sembako, perlengkapan sekolah, peralatan pertanian, perlengkapan ibadah, material bangunan hingga hand traktor.
Titiek menyampaikan bahwa bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak.
“Walaupun tidak seberapa, mudah-mudahan bantuan ini bisa bermanfaat dan membantu masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit,” ujarnya.
Huntara dan Fasilitas Dasar
Huntara yang berada di kompleks Asrama Haji Pinangsori saat ini terdiri dari 56 unit kamar dan dihuni 154 jiwa. Fasilitas tersebut dilengkapi tandon air, MCK, serta sumber air bersih guna memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi.
Titiek juga mengapresiasi langkah cepat pemerintah dalam menyediakan hunian sementara bagi korban terdampak. Ia berharap pembangunan hunian tetap (huntap) dapat segera direalisasikan agar masyarakat bisa kembali menjalani kehidupan secara normal.
Apresiasi untuk TNI-Polri
Dalam kesempatan tersebut, Titiek menyampaikan terima kasih kepada aparat TNI-Polri yang sejak hari pertama telah turun langsung membantu masyarakat di lokasi bencana.
Menurutnya, kehadiran aparat di lapangan, mulai dari evakuasi material lumpur dan kayu hingga distribusi logistik, menunjukkan komitmen nyata dalam membantu masyarakat.
Ia secara khusus menyoroti langkah Polri yang mengerahkan mobil water treatment untuk memenuhi kebutuhan air bersih para korban. Fasilitas tersebut mampu mengolah air sungai, air payau, bahkan air laut menjadi air layak minum.
“Keberadaan mobile water treatment ini sangat membantu masyarakat yang kesulitan akses air bersih. Mudah-mudahan jumlahnya dapat ditambah agar menjangkau daerah terdampak lainnya,” katanya.
Doa dan Harapan
Titiek juga menyampaikan keprihatinan mendalam atas bencana yang melanda tiga provinsi di Sumatera, khususnya Tapanuli Tengah. Ia berharap masyarakat diberikan kekuatan lahir dan batin dalam menghadapi cobaan serta kondisi segera pulih.
Kunjungan ini menjadi bentuk sinergi antara legislatif dan aparat keamanan dalam memastikan penanganan bencana berjalan efektif serta kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi.




