BNN–BAZNAS Gelar Bakti Sosial di Kampung Bahari

BERITA POLRI INVESTIGASI I Jakarta Utara — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar kegiatan Bakti Sosial di Pesantren Ilmu Al-Qur’an Al-Misbah, Kampung Bahari, Jakarta Utara, Rabu (17/12). Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara BNN, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), dan Pesantren Ilmu Al-Qur’an Al-Misbah dalam mendukung pemulihan Kampung Bahari agar terbebas dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, dalam sambutannya menegaskan komitmen kuat BNN untuk melindungi dan menyelamatkan masyarakat Indonesia dari bahaya narkoba. Ia menekankan pentingnya menghapus stigma negatif terhadap suatu wilayah melalui kerja nyata, pendampingan berkelanjutan, serta kolaborasi lintas sektor.

“Kami di BNN berkomitmen untuk menyelamatkan masyarakat Indonesia dari pelaku dan pengedar narkoba. Saya tidak rela Kampung Bahari terus disebut sebagai kampung narkoba,” tegas Kepala BNN RI.
Ia menambahkan bahwa upaya pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Pendampingan berkelanjutan, khususnya terhadap generasi muda, dinilai menjadi faktor kunci agar mereka tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

Sejalan dengan hal tersebut, Pimpinan Pesantren Ilmu Al-Qur’an Al-Misbah, KH. Misbahul Munir Kholil, menyampaikan tekad untuk menjadikan Kampung Bahari sebagai kampung santri yang religius, berakhlak, dan berkarakter. Upaya tersebut akan diwujudkan melalui pelibatan aktif para santri dalam pembinaan spiritual serta penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan zikir dan doa bersama yang dipimpin langsung oleh KH. Misbahul Munir Kholil sebagai ikhtiar spiritual menjaga lingkungan dari pengaruh negatif narkoba. Pada kesempatan itu, dilakukan pula penyerahan bantuan secara simbolis berupa paket sembako kepada tiga perwakilan warga, mushaf Al-Qur’an kepada Pesantren Ilmu Al-Qur’an Al-Misbah, serta bantuan peralatan life skill pembuatan makanan beku (frozen food) kepada dua orang warga.
Kegiatan ditutup dengan peninjauan langsung layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga. Melalui kegiatan ini, diharapkan terwujud Kampung Bahari yang sehat, religius, serta memiliki daya tahan kuat terhadap ancaman narkoba.

Nr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *