Polri Gaungkan ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’, Kakorlantas: Negara Hadir Lindungi Pemudik

BERITA POLRI INVESTIGASI|Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Korps Lalu Lintas (Korlantas) menegaskan komitmennya untuk menghadirkan perjalanan mudik yang aman dan nyaman bagi masyarakat melalui Operasi Ketupat 2026. Komitmen tersebut diwujudkan dengan mengusung tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.”

Hal itu disampaikan Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, saat menghadiri seremoni pelepasan Tim Go Mudik CNN Indonesia di Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Kakorlantas menyampaikan bahwa tagline yang diinisiasi oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tersebut memiliki makna mendalam, yakni menghadirkan rasa aman dan ketenangan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan menuju kampung halaman.

Menurut Agus, Operasi Ketupat 2026 merupakan operasi kemanusiaan yang tidak hanya berfokus pada pengaturan arus lalu lintas, tetapi juga memastikan negara hadir memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Operasi Ketupat adalah operasi kemanusiaan. Fokus kami bukan hanya mengelola mobilitas kendaraan, tetapi memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan selamat, aman, dan bahagia,” ujar Agus.

Ia menambahkan bahwa tradisi mudik bagi masyarakat Indonesia bukan sekadar perjalanan tahunan, tetapi merupakan perjalanan emosional untuk bertemu keluarga di kampung halaman.

“Mudik adalah perjalanan rindu menuju keluarga. Negara hadir di lapangan untuk memastikan masyarakat yang berangkat sampai ke tujuan dengan aman dan dalam kondisi bahagia saat bertemu keluarga,” jelasnya.

Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Polri juga memperkenalkan inovasi berbasis teknologi berupa aplikasi Chatbot Si Polan. Layanan ini dirancang untuk memberikan akses informasi secara cepat kepada para pemudik, khususnya terkait kondisi lalu lintas, jalur perjalanan, serta titik layanan selama arus mudik.

Selain itu, Polri juga menyediakan program pelayanan terpadu bagi pemudik roda dua, di mana sepeda motor dapat diangkut menggunakan truk, sementara pengendaranya diberangkatkan menggunakan bus menuju wilayah Jawa Tengah. Program tersebut bertujuan meningkatkan keselamatan pemudik, mengingat tingginya risiko kecelakaan bagi pengguna sepeda motor dalam perjalanan jarak jauh.

Lebih lanjut, Agus menekankan pentingnya peran media massa dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat selama masa arus mudik.

“Media memiliki peran strategis sebagai jembatan informasi bagi masyarakat. Informasi yang cepat dan akurat akan membantu masyarakat mengambil keputusan perjalanan secara lebih bijak,” ungkapnya.

Acara pelepasan Tim Go Mudik CNN Indonesia ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat, di antaranya Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Irjen Pol (Purn) Aan Suhanan, Karo PID Divhumas Polri Brigjen Pol Tjahyono Saputro, serta jajaran pimpinan Transmedia.

Sinergi antara Polri, pemerintah, dan media tersebut diharapkan semakin memperkuat kesiapan pengamanan arus mudik Lebaran, mulai dari jalur arteri hingga jalan tol di berbagai wilayah Indonesia.

Menutup keterangannya, Kakorlantas mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan kondisi fisik dan kendaraan sebelum melakukan perjalanan mudik.

“Kondisi fisik pengemudi harus benar-benar prima. Jangan memaksakan berkendara jika mengantuk atau tidak fit. Gunakan rest area atau tempat istirahat yang telah disediakan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *