BERITA POLRI INVESTIGASI|Bekasi – Kepolisian Resor (Polres? Metro Bekasi Kota menggelar Apel Siaga Pengamanan pertandingan sepak bola Liga 1 di halaman Mapolres Metro Bekasi Kota, Sabtu (23/5/2026) sore. Kegiatan tersebut dipimpin Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Davis Busin Siswara, S.I.K., M.I.Kom., dan diikuti jajaran pejabat utama (PJU) serta personel gabungan pengamanan.
Selain personel Polres Metro Bekasi Kota, apel juga melibatkan unsur TNI dari Kodim 0507/Bekasi, anggota Satbrimob Polda Metro Jaya, Dinas Perhubungan Kota Bekasi, serta Satpol PP Kota Bekasi.
Apel dimulai dengan penghormatan pasukan dan laporan Komandan Apel AKP Jajuli, S.H., yang menjabat sebagai Wakasat Samapta Polres Metro Bekasi Kota.
Dalam arahannya, Wakapolres menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh personel dalam mengamankan pertandingan terakhir Liga 1 yang digelar di Bandung dan Stadion Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta.

“Pengamanan harus dilakukan secara maksimal agar situasi tetap aman, tertib, dan kondusif meskipun antusiasme masyarakat dan suporter cukup tinggi,” ujar AKBP Davis Busin Siswara saat memberikan amanat.
Ia menjelaskan, wilayah Kota Bekasi memiliki potensi kerawanan karena banyak dihuni pendukung klub sepak bola, termasuk kelompok Bobotoh dan Viking. Karena itu, pengamanan difokuskan pada sejumlah titik nonton bareng (nobar) serta jalur yang dinilai rawan terjadinya pergerakan massa dan konvoi suporter.
Tiga lokasi nobar yang menjadi perhatian aparat berada di wilayah Bantar Gebang, Bekasi Utara, dan Kecamatan Medan Satria. Selain itu, petugas juga memetakan sejumlah titik singgung yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, di antaranya kawasan Play Over Rawa Panjang, Cipendawa Jalan Ahmad Yani, perbatasan Kabupaten Bekasi di sekitar PT Tongyang, hingga Jalan Raya Jatiwaringin–Jati Sempurna.
Dalam pelaksanaan pengamanan, Wakapolres menegaskan agar seluruh personel mengedepankan pendekatan humanis dan tidak bertindak arogan kepada masyarakat. Personel juga diminta melakukan pengamanan secara terbuka maupun tertutup di lokasi nobar guna mengantisipasi euforia berlebihan dan potensi konvoi suporter.
Selain itu, aparat diminta aktif memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membawa flare, petasan, senjata tajam, maupun minuman keras yang dapat memicu gangguan keamanan.
“Deteksi dini dan patroli rutin harus ditingkatkan untuk mencegah terjadinya gesekan antarpendukung,” tegasnya.
Rangkaian apel ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Aiptu H.M. Fatuloh, S.Sos.I. Polres Metro Bekasi Kota berharap seluruh rangkaian pengamanan pertandingan Liga 1 berjalan aman, lancar, dan kondusif sehingga masyarakat dapat menikmati pertandingan dengan tertib dan damai.




