BERITA POLRI INVESTIGASI I– Kota Bekasi. Penjabat Kepala Desa Sumberjaya, Ike Rahmawati, SE., M.Si., memenuhi undangan podcast DPD AsMEN Kabupaten Bekasi yang berlangsung di Studio AsMEN, Jalan Puncak Cikunir No.14, Jakasampurna, Kota Bekasi. Kehadirannya menjadi bentuk konsistensi atas komitmen yang telah ia sampaikan sebelumnya.
Teh Ike, sapaan akrabnya, hadir anggun mengenakan blazer coklat. Ia datang bersama dua sahabat dekatnya, Husni Sholihin dan Osih Sholihin, dan langsung disambut hangat oleh Sekjen DPP AsMEN, Eko Budiarso, serta Ketua DPW AsMEN, Iwan Wahyudi.
Memasuki ruang studio, Teh Ike terlihat antusias. Ia mengaku terkesan dengan suasana kantor AsMEN yang terasa hidup, penuh kebersamaan, namun tetap tertib dan nyaman. Ia juga menyoroti lingkungan kantor yang bebas asap rokok—sebuah kondisi yang menurutnya cukup jarang ditemukan di kantor media.
“Biasanya wartawan itu merepotkan yang punya rumah. Di sini beda. Justru tuan rumah sibuk menyiapkan segala sesuatunya. Wartawan AsMEN memang luar biasa,” ungkapnya dalam percakapan ringan sebelum podcast dimulai.
Dalam podcast yang dipandu jurnalis Hatta Tahir, Teh Ike secara terbuka membahas perkembangan kasus dugaan penyelewengan dana desa Sumberjaya dengan nilai lebih dari Rp 2 miliar. Ia menegaskan bahwa pemerintah desa di bawah kepemimpinannya berkomitmen mempercepat penyelesaian persoalan tersebut, meningkatkan transparansi, serta memperkuat proses pembangunan demi mengembalikan citra positif Desa Sumberjaya.
Ia menambahkan bahwa fokus pemerintah desa saat ini adalah tata kelola yang bersih, pelayanan yang lebih baik, dan pembangunan yang tepat sasaran.
Episode lengkap percakapan bersama Teh Ike akan segera tayang di kanal YouTube AsMEN Talk.
@ir




