BERITA POLRI INVESTIGASI|Jayapura – Satgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 memperkuat kemitraan dengan insan pers melalui kegiatan silaturahmi dan tatap muka bersama wartawan di Jayapura, Kamis (19/2/2026).
Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi membangun komunikasi yang terbuka dan konstruktif antara aparat keamanan dan media massa dalam mendukung pelaksanaan tugas operasi di Papua.
Dalam sambutannya, Yusuf menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi wartawan yang dinilai konsisten menyampaikan informasi perkembangan situasi keamanan secara profesional dan berimbang.
“Kami mengapresiasi rekan-rekan media yang telah membantu menyampaikan informasi secara objektif dan sesuai kaidah jurnalistik. Kolaborasi ini penting agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat,” ujarnya.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa media memiliki posisi strategis dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Menurutnya, penyampaian informasi yang faktual serta tidak provokatif dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap proses penegakan hukum.
Ia menambahkan, pelaksanaan operasi tetap mengedepankan prinsip profesional, humanis, dan terukur, khususnya dalam penanganan gangguan keamanan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB). Pendekatan tersebut, kata dia, bertujuan melindungi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas wilayah.
Sementara itu, Wakaops Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menekankan pentingnya komunikasi intensif antara aparat dan media guna mencegah penyebaran hoaks maupun disinformasi.
“Keterbukaan informasi menjadi bagian dari komitmen kami. Dengan koordinasi yang baik, ruang penyebaran berita menyesatkan dapat diminimalkan,” katanya.
Melalui pertemuan ini, Satgas berharap hubungan kemitraan dengan wartawan semakin solid. Sinergi tersebut dinilai penting untuk memastikan setiap informasi yang disampaikan kepada publik bersifat edukatif, menyejukkan, dan mendukung terciptanya situasi keamanan yang kondusif.




