BERITA POLRI INVESTIGASI I. JAKARTA, 10 Maret 2026 — Yayasan Mulia Qolbu Insan Madani menghadiri kegiatan rapat dan silaturahim Forum APRI (Asosiasi Panti dan Rumah Asuh Indonesia) se-Jabodetabek yang dirangkai dengan buka puasa bersama. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah sekaligus memperkuat sinergi antar lembaga kesejahteraan sosial yang bergerak dalam bidang pengasuhan dan pemberdayaan masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 20 perwakilan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) dan yayasan dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Hadir pula Dewan Pembina serta tim konsultan yang diwakili oleh Pak Rifat dan Pak Jimny yang turut memberikan pandangan dan masukan terkait penguatan program pemberdayaan sosial ke depan.
Salah satu peserta yang hadir adalah Yayasan Mulia Qolbu Insan Madani yang beralamat di Jl. H. Saadi, Kp. Jati RT 04 RW 05, Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Dalam kegiatan tersebut, yayasan diwakili langsung oleh Ketua Yayasan, Imron.
Dalam rapat dan diskusi yang berlangsung sebelum berbuka puasa, para peserta membahas berbagai isu strategis terkait penguatan peran lembaga sosial, khususnya dalam memperkuat jaring pengaman sosial bagi masyarakat rentan seperti anak jalanan, anak putus sekolah, lansia terlantar, serta penyandang disabilitas.
Forum ini juga mendorong perubahan pendekatan dari sekadar pemberian bantuan atau santunan menuju program pemberdayaan yang lebih berkelanjutan. Salah satu gagasan yang mengemuka adalah pengembangan Rumah Belajar dan Rumah Vokasi sebagai bagian dari konsep Rumah Berdaya, yaitu wadah bagi penerima manfaat untuk memperoleh keterampilan menuju kemandirian ekonomi.
Selain itu, pembahasan juga menyoroti pentingnya program ketahanan pangan masyarakat, advokasi rumah layak huni bagi keluarga kurang mampu, serta penguatan konsolidasi antar lembaga sosial agar memiliki suara yang lebih kuat dalam menyampaikan aspirasi kepada pemerintah.
Dalam forum tersebut juga muncul gagasan inovasi ekonomi berkelanjutan melalui budidaya maggot yang dinilai memiliki potensi besar, tidak hanya dalam pengelolaan lingkungan tetapi juga sebagai salah satu sumber kemandirian ekonomi bagi lembaga sosial.
Yayasan Mulia Qolbu Insan Madani sendiri merupakan lembaga sosial yang berdiri pada tahun 2021. Memasuki tahun 2026, Yayasan Mulia Qolbu Insan Madani terus meningkatkan kolaborasi dan memperluas jaringan kerja sama dengan berbagai pihak, baik lembaga sosial, komunitas, maupun para pemangku kepentingan, guna memperkuat program-program pemberdayaan masyarakat serta pembinaan anak yatim dan dhuafa.
Melalui kehadiran dalam forum APRI se-Jabodetabek ini, Yayasan Mulia Qolbu Insan Madani berharap dapat terus memperkuat sinergi dan kolaborasi antar lembaga sosial dalam menghadirkan program-program yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, forum juga merencanakan agenda Rapat Kerja APRI pada akhir April 2026 serta pertemuan lanjutan untuk mematangkan rencana kerja dan program pemberdayaan sosial dalam satu tahun ke depan.
*Ir




