Foto: Ilustrasi
BERITA POLRI INVESTIGASI|Depok – Seorang warga dilaporkan meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka berat dalam kasus penganiayaan yang diduga melibatkan oknum prajurit TNI Angkatan Laut (TNI AL) di Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Kota Depok, Jumat dini hari, 2 Januari 2025.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Ali Tuankotta (24). Sementara korban lainnya, Dede N (39), mengalami luka berat dan masih menjalani perawatan medis.
Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Pertama Tunggul, menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban. Ia membenarkan bahwa salah satu terduga pelaku dalam peristiwa tersebut merupakan oknum prajurit TNI AL berpangkat Sersan Dua berinisial M.
“Benar, salah satu terduga pelaku adalah oknum anggota TNI AL atas nama Serda M,” ujar Tunggul saat dikonfirmasi, Sabtu, 3 Januari 2025.
Menurut keterangan Tunggul, peristiwa itu bermula ketika Serda M bersama sejumlah warga mencurigai dua orang yang masuk ke lingkungan tempat tinggalnya dan diduga hendak melakukan transaksi ilegal. Namun, dalam proses penanganan, tindakan tersebut berujung pada kekerasan fisik berlebihan terhadap kedua korban.
“Akibat penganiayaan tersebut, satu korban meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan medis, sementara satu korban lainnya mengalami luka berat,” jelasnya.
TNI AL melalui Polisi Militer Kodal III telah mengamankan Serda M dan menerima pelimpahan berkas perkara dari Polsek Cimanggis. Saat ini, yang bersangkutan tengah menjalani pemeriksaan intensif sesuai mekanisme hukum militer.
“TNI AL menyesalkan kejadian ini dan menegaskan bahwa proses hukum akan dilakukan secara transparan, profesional, dan dikawal hingga tuntas,” tegas Tunggul.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian penganiayaan tersebut pada Jumat (2/1) sekitar pukul 04.30 WIB.
“Polsek Cimanggis menerima laporan adanya dua korban penganiayaan yang ditemukan di dalam sebuah mobil boks,” kata Made.
Kedua korban kemudian dilarikan ke RS Bhayangkara Brimob Kelapa Dua, Depok untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, salah satu korban dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani perawatan.
“Satu korban meninggal dunia dan satu korban lainnya selamat serta masih dalam perawatan,” pungkas Made. (Abh/At)




