Kebaikan dan Kebesaran Jiwa Jokowi dan Prabowo 

BERITA POLRI INVESTIGASI | JAKARTA, – Kebaikan hati dan Kebesaran Jiwa Jokowi dan Prabowo, dua tokoh Nasional ini mengajarkan kepada kita tentang berpolitik yang baik, bahwa berpolitik itu tidak perlu ada dendam politik, karena sebenarnya sama-sama untuk kepentingan Bangsa Indonesia.

Inilah yang ditunjukkan Jokowi dan Prabowo, walaupun Prabowo dikalahkan 2 kali oleh Jokowi beliau malah mengangkat Jokowi sebagai Suhu Politiknya bahkan menerima pinangan Jokowi untuk duduk bersama dalam satu Kabinet menjadi Menhannya Jokowi,” dikutip Berita Polri Investigasi, Rabu, 27 Desember 2023.

Demikian juga Jokowi bahwa Prabowo adalah rival politiknya dalam 2 kali Pemilu namun Jokowi tidak memusuhi malah meminang Prabowo sebagai Menhannya, bahkan sekarang mendukung penuh Prabowo sebagai Calon Presiden, dua tokoh ini mengajarkan kepada kita sesuatu yang luar biasa dalam berpolitik yakni perlu adanya kebaikan hati dan kebesaran jiwa di dalam berpolitik.

Hal ini tidak bisa dilakukan oleh Megawati, begitu dia ditelikung oleh anak buahnya SBY yang mencalonkan diri menjadi Presiden, Megawati sampai hari ini tetap sulit berhubungan dengan SBY.

Memang ngak mudah untuk memiliki kebaikan hati dan kebesaran jiwa,sifat egois manusia terkadang susah untuk berlapang dada menerima rivalnya, apalagi rival politik.

Terkhusus lagi Bapak Prabowo bahkan orang2 yang dulu dendam padanya bisa berbalik menjadi kawan dan anak buah yang setia, katakanlah mahasiswa Aktivis 98 seperti Fadli Zon, Fahri Hamzah dan Budiman Sudjatmiko, coba kalian telusuri secara politik, mereka sekarang mendukung siapa?

Nah itulah hebatnya Bapak Prabowo, bahkan lawan politik pun bisa menjadi kawan2 yang setia, hal tersebut tiada lain tiada bukan karena kebaikan hati dan kebesaran Jiwa dari beliau sehingga semua lawanpun bisa menjadi kawan seiring sejalan.

Oleh : Amin Minhan

Penulis adalah Ketua Umum Jokowi Macan Asia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *