BERITA POLRI INVESTIGASI|Jakarta – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Listyo Sigit Prabowo, meresmikan 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026). Program tersebut diproyeksikan memberikan manfaat kepada hampir tiga juta masyarakat serta membuka puluhan ribu lapangan kerja baru.
Dalam sambutannya, Kapolri menyampaikan apresiasi kepada Prabowo Subianto beserta kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan mitra kerja yang telah berkolaborasi dalam merealisasikan pembangunan SPPG dan penguatan ketahanan pangan Polri.
“Atas nama keluarga besar Polri, kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Bapak Presiden, Badan Gizi Nasional, pemerintah daerah, hingga para mitra kerja yang telah berkolaborasi membangun SPPG dan mendukung program ketahanan pangan Polri,” ujar Kapolri.
Proyeksi Manfaat dan Dampak Ekonomi
Kapolri merinci, dari total 1.179 unit SPPG yang dimiliki Polri, sebagian telah beroperasi dan sisanya masih dalam tahap pembangunan maupun persiapan operasional. Jika seluruh unit beroperasi penuh, program tersebut diperkirakan mampu melayani 2.947.500 penerima manfaat serta menyerap sekitar 58.950 tenaga kerja.
Menurutnya, keberadaan SPPG tidak hanya bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui penciptaan lapangan kerja dan pemberdayaan mitra penyedia bahan pangan.
Jangkau Wilayah 3T
Pembangunan SPPG juga dilakukan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), termasuk sejumlah daerah di Papua. Langkah ini diambil untuk memastikan pemerataan akses layanan pemenuhan gizi bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
Komitmen Dukung Program MBG
Kapolri menegaskan, pembangunan SPPG merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi prioritas pemerintah.
Ia menyebut, program tersebut memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi muda yang sehat dan berdaya saing.
“Program Makan Bergizi Gratis adalah langkah strategis untuk memastikan anak-anak Indonesia tumbuh sehat, cerdas, dan menjadi sumber daya manusia unggul di masa depan,” kata Kapolri.



