Kapolda Metro Jaya Lantik 993 Bintara Remaja, Siap Mengabdi untuk Masyarakat

BERITA POLRI INVESTIGASI|JAKARTA – Sebanyak 993 siswa Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Gelombang I Tahun Anggaran 2026 resmi dilantik menjadi Brigadir Polisi Dua (Bripda) dalam Upacara Penutupan Pendidikan, Pelantikan, dan Pengambilan Sumpah yang berlangsung di Sekolah Polisi Negara (SPN) Lido, Kamis (4/6/2026).

Upacara dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri selaku Inspektur Upacara. Pelantikan tersebut menandai berakhirnya masa pendidikan sekaligus awal pengabdian para bintara remaja sebagai anggota Polri yang akan bertugas memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam amanat Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri yang dibacakannya, Kapolda Metro Jaya menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh peserta didik yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan pembentukan.

Menurutnya, pelantikan bukan sekadar seremoni formal, melainkan titik awal perjalanan panjang sebagai Bhayangkara muda yang mengemban tanggung jawab besar dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Pelantikan ini merupakan awal dari perjalanan pengabdian sebagai anggota Polri. Jadilah Bhayangkara yang bekerja dengan tulus, ikhlas, dan penuh tanggung jawab dalam melayani masyarakat,” ujar Komjen Pol. Asep Edi Suheri.

Kapolda menegaskan pentingnya menjaga integritas, disiplin, dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas. Para bintara remaja juga diingatkan untuk senantiasa berpegang teguh pada nilai-nilai Tribrata, Catur Prasetya, serta Kode Etik Profesi Polri sebagai pedoman dalam bertugas.

Selain itu, para personel muda Polri diminta menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat merugikan masyarakat maupun mencoreng nama baik institusi. Mereka juga diharapkan mampu membangun komunikasi yang baik serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri.

Kapolda Metro Jaya menilai bintara merupakan ujung tombak pelaksanaan tugas kepolisian karena berinteraksi langsung dengan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, kemampuan teknis, sikap humanis, dan kepekaan sosial harus terus dikembangkan.

“Polisi yang profesional belum tentu menjadi polisi yang baik, tetapi polisi yang baik sudah pasti akan menjadi polisi yang profesional,” tegasnya.

Dalam menghadapi dinamika tugas yang semakin kompleks, para bintara remaja juga didorong untuk terus meningkatkan kompetensi dan kemampuan kepolisian, termasuk keterampilan dasar yang diperlukan dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat secara profesional serta terukur.

Dengan resmi dilantiknya 993 Bripda baru tersebut, Polri berharap lahir generasi Bhayangkara yang berintegritas, humanis, responsif, serta mampu menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang dipercaya dan dicintai rakyat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *