Kapolda Kalteng Buka Audit Kinerja Itwasda Tahap I TA 2026

BERITA POLRI INVESTIGASI|Palangka Raya – Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) secara resmi menggelar Audit Kinerja Itwasda Tahap I Tahun Anggaran 2026 yang menitikberatkan pada aspek perencanaan dan pengorganisasian.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., di Aula Arya Dharma Mapolda Kalteng, Senin (19/1/2026).

Pembukaan audit kinerja ini turut dihadiri Wakapolda Kalteng Brigjen Pol. Drs. Yosi Muhamartha, jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Kalteng, serta para Kapolres dari seluruh wilayah hukum Kalimantan Tengah.

Dalam sambutannya, Kapolda Kalteng menyampaikan bahwa Audit Kinerja Tahap I memiliki peran strategis sebagai instrumen pengendalian dalam memastikan seluruh rencana kegiatan satuan kerja berjalan sesuai ketentuan. Audit ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan tugas Polri ke depan.

“Audit tahap pertama ini dilaksanakan pasca pemeriksaan keuangan oleh BPK RI. Selain fungsi pengawasan, Itwasda juga diharapkan berperan sebagai konsultan bagi satuan kerja agar potensi kesalahan dapat diminimalisir sejak tahap perencanaan,” ujar Irjen Pol. Iwan Kurniawan.

Lebih lanjut, Kapolda menjelaskan bahwa audit kinerja bertujuan untuk mendeteksi secara dini potensi kekurangan maupun penyimpangan, baik dalam perencanaan kegiatan maupun pengelolaan anggaran. Hal tersebut sekaligus menjadi tolok ukur tingkat kepatuhan satuan kerja terhadap peraturan dan regulasi yang berlaku.

Sejalan dengan kebijakan Kapolri, Kapolda Kalteng menegaskan komitmen Polri dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) dan bersih (clean government). Untuk itu, dibutuhkan perubahan menyeluruh pada pola pikir dan budaya kerja seluruh personel.

“Perubahan mindset dan culture set menjadi kunci agar organisasi Polri semakin profesional, transparan, dan akuntabel,” tegasnya.

Di akhir sambutan, Kapolda Kalteng menekankan pentingnya peningkatan pengawasan internal serta kerja sama yang baik antara satuan kerja dengan tim audit. Ia berharap audit kinerja ini tidak hanya menemukan kekurangan, tetapi juga memberikan solusi dan edukasi yang konstruktif demi perbaikan kinerja Polri ke depan.

“Saya berharap tim audit dapat bekerja maksimal, objektif, serta memberikan rekomendasi yang bermanfaat untuk kemajuan organisasi,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *