BERITA POLRI INVESTIGASI|Jakarta — Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., memimpin apel pagi di Lapangan NTMC Polri, Senin (10/11/2025). Dalam arahannya, Kakorlantas menegaskan pentingnya peran para Pejabat Utama (PJU) dalam merumuskan langkah strategis menghadapi dinamika lalu lintas yang terus berkembang.
“Saya minta kepada seluruh PJU untuk bisa menjabarkan ini. Tolong kita diskusikan langkah terbaik — akan kita bawa ke arah mana, dan kondisi apa yang diharapkan. Langkah-langkah apa yang harus dilakukan harus jelas dan terukur,” ujar Kakorlantas Polri.
Irjen Agus juga menyoroti perlunya perubahan pola pikir dan pola tindak seluruh personel Polantas agar dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, terutama dalam pelayanan publik.
“Saya hanya ingin, ketika masyarakat berurusan dengan Polantas di manapun, mereka bisa berkata ‘terima kasih Pak Polisi’. Karena Polantas telah bekerja dengan hati dan teknologi,” tegasnya.
Melalui program unggulan Polantas Menyapa, Kakorlantas mengajak seluruh jajaran untuk mengedepankan pendekatan edukatif dalam penegakan hukum. Ia menekankan agar anggota lebih mengutamakan komunikasi dan pembinaan daripada sekadar penindakan.
“Kami telah merumuskan langkah-langkah terbaik untuk menjawab tantangan saat ini. Program Polantas Menyapa menjadi cerminan bagaimana masyarakat melihat kita di lapangan,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Kakorlantas juga mengapresiasi kinerja seluruh jajaran yang telah mendukung revitalisasi ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) dan digitalisasi layanan Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor (Regident).
“Dengan revitalisasi ETLE, penegakan hukum kini 95 persen berbasis teknologi dan hanya 5 persen melalui tilang manual. Bahkan, generasi muda seperti Gen Z turut mendukung,” tambah Irjen Agus.
Hasil analisis media menunjukkan bahwa program Polantas Menyapa mendapat 100 persen tanggapan positif dari masyarakat. Hal ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan publik terhadap kinerja Polantas.
“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh rekan. Berdasarkan hasil analisa media, tanggapan masyarakat terhadap Polantas Menyapa seratus persen positif,” ungkapnya.
Di akhir arahannya, Irjen Agus menyampaikan bahwa program ini juga mendapat perhatian langsung dari Kapolri, yang menekankan pentingnya komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antara Polantas dan berbagai komunitas, termasuk pengemudi ojek online di Jakarta.
“Mari kita optimalkan. Yang paling penting, rekan-rekan harus dekat dengan masyarakat. Ini bagian dari proses perubahan kultur kita sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” pungkasnya.




