Kakorlantas: Kesiapan Operasi Ketupat 2026 Capai 80 Persen, 15 Armada PJR Perkuat Jalur Tol Jatim

BERITA POLRI INVESTIGASI|Surabaya – Kesiapan jalur mudik Lebaran 2026 terus dimatangkan. Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., memastikan kesiapan infrastruktur dan manajemen lalu lintas telah mencapai sekitar 80 persen menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

Hal tersebut disampaikan Kakorlantas usai menerima secara simbolis 15 unit kendaraan operasional Patroli Jalan Raya (PJR) dari PT Jasa Marga untuk memperkuat pengamanan jalur tol di wilayah Jawa Timur. Penyerahan berlangsung di Kantor PT Jasa Marga Traffic Information Center Wilayah Timur, Surabaya, Jumat (6/2/2026), dan diawali dengan Apel Persiapan Pelayanan Lebaran 2026.

Kakorlantas menyampaikan apresiasi atas dukungan PT Jasa Marga terhadap tugas kepolisian, khususnya dalam pengamanan arus mudik dan balik Lebaran.

“Saya mewakili Kepolisian Negara Republik Indonesia mengucapkan terima kasih atas bantuan kendaraan operasional ini. Secara keseluruhan kami dijanjikan 101 unit, dan hari ini telah direalisasikan 15 unit kendaraan,” ujar Irjen Pol Agus Suryonugroho.

Menurutnya, Operasi Ketupat 2026 telah disiapkan secara komprehensif, mulai dari kesiapan jalan, sarana prasarana, hingga skenario serta manajemen lalu lintas yang disusun berdasarkan hasil pengecekan langsung di lapangan.

“Kami memastikan bahwa dari sisi perencanaan, skenario, serta manajemen lalu lintas, semuanya telah disiapkan berdasarkan hasil peninjauan langsung di ruas tol maupun jalur non-tol,” ungkapnya.

Irjen Agus juga menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor terus dilakukan guna memastikan seluruh jalur mudik dapat dilalui secara aman, lancar, dan berkeselamatan. Ia menyebut kesiapan tol fungsional menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran mudik Lebaran.

“Berkat dukungan dan kesiapan tol fungsional yang telah dipersiapkan oleh Direksi Jasa Marga, secara umum kesiapan Operasi Ketupat saat ini telah mencapai hampir 80 persen,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono menegaskan bahwa pengamanan dan pelayanan selama arus mudik Lebaran memerlukan sinergi erat antara seluruh pemangku kepentingan.

“Sekitar 1.295 kilometer ruas tol Jasa Marga harus dijaga dan dikelola dengan optimal. Prioritas kami adalah memastikan seluruh pengguna jalan terlayani dengan baik dan aman,” kata Rivan.

Ia menambahkan, kolaborasi antara Jasa Marga, Polri, dan seluruh stakeholder terkait menjadi kunci utama dalam menjaga kelancaran dan keselamatan lalu lintas selama periode mudik dan balik Lebaran.

“Kami berharap kerja sama yang sudah terjalin dengan baik ini dapat terus ditingkatkan demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat pengguna jalan,” pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaluddin, Dirlantas Polda Jawa Timur Kombes Pol Iwan Saktiadi, Kasubdit WAL dan PJR Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Pol Ruben Very, serta pejabat utama dan stakeholder terkait lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *