Kakorlantas Hadiri Apel Terpadu Jasa Marga, Pastikan Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2026

BERITA POLRI INVESTIGASI|Jakarta – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menghadiri Apel Terpadu Jasa Marga Siaga Operasional Libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 yang digelar di kawasan TMII, Jakarta, Selasa (10/3).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memantapkan kesiapan menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran dalam rangka Operasi Ketupat 2026.

Apel tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan yang memiliki peran strategis dalam pengelolaan lalu lintas dan transportasi selama periode mudik. Hadir dalam kegiatan itu antara lain perwakilan Kementerian PUPR Wilan Octavian, Direktur Utama PT Jasa Marga Rivan A. Purwantono, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Aan Suhanan, serta Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaluddin.

Dalam keterangannya, Kakorlantas Polri menegaskan bahwa sinergi dan koordinasi lintas sektoral telah dipersiapkan secara matang untuk memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan masyarakat selama masa Lebaran.

“Seluruh stakeholder telah mempersiapkan diri dengan baik dalam rangka Operasi Ketupat 2026. Sinergi antara Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, Jasa Marga, Jasa Raharja, serta seluruh unsur terkait menunjukkan kesiapan kita bersama dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Agus.

Ia menjelaskan, apel siaga yang digelar bersama jajaran Jasa Marga menjadi indikator bahwa seluruh pihak telah berada dalam kondisi siap menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat pada periode mudik dan balik Lebaran.

Menurut Agus, keberhasilan pengamanan arus mudik pada Operasi Ketupat tahun sebelumnya menjadi modal penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada tahun ini.

“Pengamanan Operasi Ketupat 2025 berjalan cukup baik. Namun demikian, pada tahun ini tentu kita harus meningkatkan kualitas pelayanan dan pengamanan agar masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman,” katanya.

Agus juga menyampaikan apresiasi kepada Jasa Marga atas penyelenggaraan Apel Terpadu Siaga Operasional sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung kelancaran Operasi Ketupat 2026.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Operasi Ketupat bukan sekadar operasi pengaturan lalu lintas, tetapi juga merupakan operasi kemanusiaan yang bertujuan memastikan masyarakat dapat menjalankan momen penting Ramadan dan Idul Fitri dengan aman.

“Operasi Ketupat 2026 adalah operasi kemanusiaan. Negara hadir untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas sosial dan spiritual selama Ramadan hingga Idul Fitri dengan rasa aman dan nyaman,” tegasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan operasi pengamanan Lebaran sangat bergantung pada kolaborasi seluruh pihak yang terlibat di lapangan.

“Kunci keberhasilan Operasi Ketupat 2026 adalah kolaborasi, sinergitas, dan kebersamaan seluruh stakeholder. Dengan kerja sama yang kuat, kami optimistis pengamanan arus mudik dan balik tahun ini dapat berjalan dengan lancar,” pungkas Agus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *