Kadiv Propam Polri Tutup Pembinaan Bintara Remaja Divpropam Tahun 2026 di Pandeglang

BERITA POLRI INVESTIGASI|Banten – Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri secara resmi menutup kegiatan Pembinaan Tradisi dan Pembaretan Bintara Remaja Divpropam Polri Tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar di Pantai Lombok Carita, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Rabu (21/1/2026).

Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri, Irjen Pol. Abdul Karim, serta dihadiri Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, jajaran pejabat utama Divpropam Polri, Kabid Propam Polda Banten Kombes Pol. Murwoto, dan Kapolres Pandeglang AKBP Dhyno Indra Setyadi.

Sebanyak 63 personel mengikuti rangkaian pembinaan tersebut, terdiri atas 25 Bintara Remaja Divpropam Polri, 10 Bintara Remaja Polwan Divpropam Polri, 22 personel eks Yanma Mabes Polri, serta enam Bintara Propam Polda Banten. Seluruh peserta telah menuntaskan pembinaan yang mencakup pelatihan fisik, pembentukan mental, peningkatan disiplin, serta penguatan nilai etika dan profesionalisme sebagai aparat pengawasan internal Polri.

Dalam amanatnya, Irjen Pol. Abdul Karim menegaskan bahwa prosesi pembaretan bukanlah akhir dari pembinaan, melainkan menjadi titik awal pengabdian dan tanggung jawab sebagai personel Propam Polri.

“Pembaretan ini bukan akhir dari sebuah proses, melainkan awal dari tanggung jawab yang sesungguhnya. Baret yang kalian kenakan merupakan simbol kehormatan, kepercayaan, dan tanggung jawab moral yang melekat pada setiap personel Propam,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa seluruh rangkaian pembinaan dirancang untuk membentuk karakter Bhayangkara yang tangguh, berintegritas, serta memiliki komitmen kuat dalam menjaga marwah dan kehormatan institusi Polri.

“Selama pembinaan, para peserta telah ditempa melalui berbagai kegiatan yang menguji ketahanan fisik dan mental, kedisiplinan, serta kepribadian. Semua ini bertujuan membentuk personel yang tidak mudah menyerah, tidak mudah terpengaruh, dan tidak tergoda oleh kepentingan sesaat,” ujarnya.

Lebih lanjut, mantan Kapolda Banten tersebut berharap nilai dan pembelajaran yang diperoleh selama pembinaan dapat diimplementasikan secara nyata dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, bukan sekadar bersifat seremonial.

“Saya berharap seluruh nilai yang telah diperoleh dapat benar-benar diwujudkan dalam pelaksanaan tugas untuk menjaga integritas, profesionalisme, dan kehormatan institusi Polri,” pungkasnya, seraya menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia atas terselenggaranya kegiatan dengan aman, tertib, dan lancar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *