BERITA POLRI INVESTIGASI|Jakarta – Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengalami peningkatan pada 2026. Hasil survei terbaru Litbang Kompas mencatat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian mencapai 82,4 persen, meningkat dibandingkan hasil survei tahun sebelumnya yang berada di angka 76,2 persen.
Survei tersebut dilaksanakan pada 1 April hingga 20 Juni 2026 dengan melibatkan 1.200 responden yang tersebar secara proporsional di 38 provinsi. Penelitian menggunakan metode sampel acak berkala dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sebesar 2,8 persen.
Selain tingkat kepercayaan, Litbang Kompas juga mencatat adanya peningkatan pada indikator lain. Tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan Polri naik dari 65,1 persen pada 2025 menjadi 67,6 persen pada 2026. Sementara itu, citra positif Polri meningkat dari 64,4 persen menjadi 71,5 persen.
Menanggapi hasil survei tersebut, Penasehat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Hasan Nasbi, menyampaikan apresiasi atas meningkatnya persepsi positif masyarakat terhadap Polri. Menurutnya, kenaikan pada tiga indikator tersebut menunjukkan adanya tren perbaikan yang patut diapresiasi.
“Saya ikut gembira melihat perkembangan tren persepsi publik terhadap Polri. Dari tiga aspek yang dinilai, semuanya menunjukkan tren perbaikan penilaian yang layak diberi apresiasi. Modal kepercayaan publik terlihat sudah sangat baik. Tentu itu diperoleh dengan perjuangan yang tidak mudah. Tapi mempertahankan kepercayaan agar tetap tinggi juga butuh effort yang luar biasa,” kata Hasan Nasbi dalam keterangannya, Sabtu (27/6/2026).
Hasan menilai tingginya kepercayaan masyarakat merupakan modal penting bagi Polri dalam menjalankan tugas menjaga keamanan, menegakkan hukum, dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Namun, menurutnya, capaian tersebut juga menjadi tanggung jawab besar yang harus dijaga melalui peningkatan kualitas pelayanan dan profesionalisme aparat.
Ia berharap seluruh jajaran Polri mampu mempertahankan tren positif tersebut dengan terus memperbaiki kualitas pelayanan publik serta memperkuat citra institusi di tengah masyarakat.
“Saya berharap seluruh jajaran Polri punya kesadaran menjaga konsistensi kenaikan tren persepsi publik ini di masa depan, terutama dari aspek kepuasan publik dan citra positif terhadap institusi. Semakin baik Kepolisian Republik Indonesia, semakin baik juga bagi bangsa dan negara,” ujarnya.
Hasil survei Litbang Kompas tersebut menjadi salah satu indikator meningkatnya persepsi positif masyarakat terhadap Polri. Peningkatan itu dinilai sejalan dengan berbagai upaya pembenahan yang dilakukan institusi kepolisian, mulai dari reformasi birokrasi, peningkatan transparansi dalam penegakan hukum, hingga penguatan pelayanan publik yang lebih cepat, responsif, dan humanis.
Polri menyatakan akan terus meningkatkan kualitas pelayanan serta memperkuat profesionalisme untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman serta kondusif di seluruh Indonesia.
