BERITA POLRI INVESTIGASI|Semarang – Momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dimanfaatkan Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian sosial kepada para Taruna Akademi Kepolisian (Akpol). Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Jumat Berkah dengan memberikan santunan kepada 80 anak yatim dan dhuafa di Masjid As Syuhada Akpol Semarang, Jumat (10/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung usai Salat Jumat berjamaah itu dihadiri jajaran pejabat Lemdiklat Polri, pimpinan Akpol, serta ratusan Taruna Akpol. Sebanyak 80 anak yatim dan dhuafa dari Yayasan Nurul Qur’an Penggaron Lor dan Yayasan Roudhul Qur’an Kauman Semarang, didampingi lima pendamping, menerima santunan secara simbolis dari Wakapolri.
Dalam arahannya, Komjen Pol. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa tugas anggota Polri tidak hanya menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga harus memiliki empati, kepedulian, dan kepekaan terhadap kondisi masyarakat.
“Menjadi anggota Polri bukan hanya tentang menjaga keamanan, tetapi juga menghadirkan kasih sayang dan kepedulian. Menyantuni anak yatim dan membantu kaum dhuafa merupakan bagian dari pengabdian yang harus dimulai dari keteladanan,” ujar Wakapolri.
Menurutnya, nilai-nilai kemanusiaan harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari karakter setiap insan Bhayangkara. Karena itu, para taruna sebagai calon perwira Polri diharapkan mampu mengedepankan sikap humanis dalam setiap pelaksanaan tugas di tengah masyarakat.
Pembina Masjid As Syuhada Akpol Semarang, Rochmad, M.Pd.I., mengapresiasi kepedulian yang ditunjukkan Wakapolri. Ia menilai keteladanan dari pimpinan memiliki peran penting dalam membangun budaya berbagi di lingkungan Polri.
“Kami siap mendukung semangat keteladanan yang ditunjukkan Bapak Wakapolri. Semoga budaya berbagi kepada anak yatim, kaum dhuafa, dan masyarakat yang membutuhkan terus tumbuh sebagai bagian dari pengabdian Polri,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Ustadz Rochmad Fauzi. Doa dipanjatkan agar seluruh amal ibadah dan kebajikan diterima Allah SWT, anak-anak yatim dan kaum dhuafa senantiasa memperoleh keberkahan, serta bangsa Indonesia diberikan keamanan, persatuan, dan kesejahteraan.
Selain itu, doa juga dipersembahkan bagi Presiden Republik Indonesia, Kapolri, Wakapolri, dan seluruh keluarga besar Polri agar diberikan kesehatan, kekuatan, serta petunjuk dalam menjalankan amanah sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Melalui kegiatan Jumat Berkah dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 tersebut, Polri kembali menegaskan komitmennya untuk membangun institusi yang tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas penegakan hukum, tetapi juga humanis dengan menjunjung tinggi nilai kepedulian sosial. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi karakter yang terus melekat pada setiap generasi penerus Bhayangkara dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
