Haidar Alwi: Polri Tunjukkan Integritas Melindungi Rakyat Lewat Cyber Presisi

BERITA POLRI INVESTIGASI|Jakarta – Dalam era digital yang semakin maju, tantangan terhadap keamanan siber kian kompleks dan tak terlihat. Menyikapi hal tersebut, Polri melalui program unggulannya “Cyber Presisi” tampil di garis depan untuk memberikan perlindungan menyeluruh kepada masyarakat dari berbagai bentuk kejahatan siber.

Cyber Presisi merupakan inisiatif Polri yang dirancang untuk menangkal berbagai serangan siber yang berpotensi merusak stabilitas individu hingga sistem nasional.

Mulai dari pencurian data pribadi hingga ancaman terhadap infrastruktur digital negara, semua menjadi fokus utama sistem keamanan berbasis presisi ini.

Menanggapi peran vital Cyber Presisi, Presiden HAI HAC (Haidar Alwi Institute – Humanitarian and Anti-Corruption), Ir. R. Haidar Alwi, MT, memberikan apresiasi tinggi atas kinerja Polri yang dinilainya menunjukkan kecerdasan dan integritas dalam melindungi rakyat.

“Polri Presisi hadir menjaga rakyat dari kejahatan siber yang tak terlihat. Dari data pribadi hingga sistem nasional, semua dilindungi dengan kecerdasan dan integritas,” tegas Haidar Alwi, dikutip Berita Polri Investigasi, Minggu (19/10/2025).

Sebagai tokoh yang dikenal aktif dalam gerakan sosial dan anti-korupsi, Haidar Alwi menilai bahwa keberadaan Cyber Presisi bukan hanya menjadi alat pertahanan, tetapi juga bukti komitmen Polri dalam menyesuaikan diri dengan tantangan zaman.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan aparat penegak hukum untuk menjaga ruang digital tetap bersih dan aman. Dengan mengusung semangat “Rakyat Bantu Rakyat”, Haidar mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap ancaman siber dan tidak ragu melapor jika menjadi korban kejahatan digital.

“Cyber crime itu nyata dan bisa menyerang siapa saja, kapan saja. Tapi dengan sistem yang presisi dan pengawasan yang kuat, kita bisa cegah dampak terburuknya,” tambah Haidar.

Cyber Presisi bukan sekadar program, melainkan transformasi menyeluruh dari strategi Polri dalam menghadapi kejahatan digital. Dengan dukungan teknologi mutakhir, personel terlatih, serta kerja sama lintas sektor, Polri memastikan setiap ancaman siber dapat direspon secara cepat, akurat, dan profesional.

Langkah-langkah strategis Cyber Presisi antara lain:

• Monitoring dan deteksi dini aktivitas siber mencurigakan.

• Perlindungan data pribadi masyarakat.

• Penindakan tegas terhadap pelaku kejahatan siber.

• Edukasi publik mengenai keamanan digital.

Dengan meningkatnya aktivitas digital masyarakat, kehadiran Cyber Presisi menjadi semakin relevan. Dukungan tokoh publik seperti Haidar Alwi menjadi bukti bahwa keamanan siber adalah tanggung jawab bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *