BERITA POLRI INVESTIGASI|Jakarta – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menghadiri Rapat Pimpinan (Rapim) Polri Tahun 2026 yang secara resmi dibuka oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., di The Krakatau Grand Ballroom, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Selasa (10/2/2026).
Rapim Polri Tahun 2026 mengusung tema “Polri Presisi Siap Mengamankan, Mendukung, dan Menyukseskan Rencana Kerja Pemerintah 2026.” Forum strategis ini menjadi momentum konsolidasi internal sekaligus penyelarasan kebijakan Polri dengan agenda prioritas pemerintah tahun mendatang.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam arahannya menegaskan komitmen Polri untuk mengawal dan memastikan pelaksanaan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2026 berjalan optimal.
Dalam Rapim TNI-Polri tersebut, terdapat 18 arahan strategis yang menjadi pedoman pelaksanaan tugas, baik terkait tugas pokok Polri maupun dukungan terhadap program pemerintah.
“Ada 18 arahan dalam Rapim TNI-Polri yang menjadi pedoman pelaksanaan tugas, termasuk yang berkaitan dengan tugas pokok Polri dalam mendukung rencana kerja pemerintah,” ujar Kapolri.
Kapolri menekankan bahwa stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) merupakan prasyarat utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Karena itu, Polri akan memastikan agenda strategis pemerintah dapat berjalan dengan aman dan kondusif.
“Kami menyadari bahwa keberhasilan program kerja pemerintah sangat ditentukan oleh stabilitas keamanan. Polri akan mendukung sepenuhnya pelaksanaan rencana kerja Presiden guna mewujudkan pertumbuhan ekonomi nasional,” tegasnya.
Kehadiran Kakorlantas Polri dalam Rapim tersebut menegaskan kesiapan Korps Lalu Lintas untuk mendukung kebijakan strategis pemerintah, khususnya dalam bidang pengelolaan lalu lintas, peningkatan keselamatan jalan, serta kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik nasional.
Peran Korlantas dinilai krusial dalam menopang agenda prioritas pemerintah, terutama yang berkaitan dengan kelancaran arus transportasi sebagai bagian dari ekosistem pembangunan dan pertumbuhan ekonomi.
Kapolri menambahkan, sinergi TNI-Polri menjadi elemen penting dalam menjaga stabilitas nasional demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat dan sejahtera.
“Kolaborasi ini menjadi sangat penting untuk Indonesia bisa menjadi negara yang berdaulat dan sejahtera,” pungkas Kapolri.




