Duka di Ujung Landasan, Negara Diminta Hadir Jaga Konektivitas Korowai ke Tanahmerah

BERITA POLRI INVESTIGASI|Papua Selatan – Masyarakat Korowai menunjukkan solidaritas di tengah situasi duka dengan mengumpulkan dana sebesar Rp2.000.400 guna mendukung kelangsungan operasional transportasi udara, satu-satunya akses penghubung Korowai menuju Tanahmerah.

Bagi warga di wilayah pedalaman tersebut, transportasi pesawat memiliki peran vital. Jalur udara menjadi sarana distribusi kebutuhan pokok, rujukan pasien untuk layanan kesehatan, akses pendidikan, hingga penopang aktivitas ekonomi masyarakat. Gangguan terhadap layanan penerbangan berdampak langsung pada keberlangsungan hidup warga.

Merespons kondisi tersebut, Operasi Damai Cartenz 2026 memperkuat pengamanan di sejumlah titik strategis, termasuk area keberangkatan dan kedatangan pesawat. Upaya ini dilakukan guna memastikan aktivitas penerbangan perintis tetap berjalan aman dan kondusif.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Faizal Ramadhani, menyampaikan bahwa kepedulian masyarakat menjadi pesan kuat tentang pentingnya rasa aman dan keberlanjutan layanan transportasi di wilayah pedalaman.

“Kami turut berbelasungkawa atas peristiwa yang terjadi. Solidaritas masyarakat yang secara sukarela mengumpulkan dana menunjukkan harapan besar agar konektivitas tetap terjaga. Negara harus hadir memastikan keamanan sehingga aktivitas masyarakat dapat terus berlangsung,” ujarnya.

Senada dengan itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Adarma Sinaga, mengatakan penguatan pengamanan difokuskan pada titik-titik krusial guna memberi rasa aman kepada masyarakat.

“Kami memahami bahwa pesawat merupakan akses utama warga Korowai menuju Tanahmerah. Karena itu, pengamanan terus kami tingkatkan agar masyarakat merasa tenang dan penerbangan dapat berlangsung dengan aman,” katanya.

Selain pengamanan, Satgas juga mengintensifkan koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait untuk menjaga stabilitas wilayah. Aparat turut mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi serta tetap menjaga persatuan.

Langkah tersebut diharapkan memastikan distribusi logistik, layanan kesehatan, pendidikan, serta mobilitas masyarakat Korowai tetap berjalan tanpa hambatan.

Di tengah keterbatasan infrastruktur, solidaritas warga dan komitmen aparat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan akses udara yang menjadi tumpuan kehidupan masyarakat pedalaman Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *