Dari Contraflow ke One Way, Polri Siapkan Skema Dinamis di Tol Trans Jawa

 

BERITA POLRI INVESTIGASI I Pemantauan arus mudik Lebaran terus diperketat pemerintah. Dari pusat kendali lalu lintas di Bekasi, strategi rekayasa jalan tol disiapkan lebih adaptif menyusul lonjakan kendaraan yang meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Kepala Korps Lalu Lintas Polri Agus Suryonugroho mendampingi Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono saat meninjau langsung kondisi arus mudik di Jasa Marga Tollroad Command Center Jatiasih, Kamis (19/3).

Dalam arahannya, Kakorlantas menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas di jalan tol dilakukan secara bertahap, mengacu pada hasil analisis bersama antara kepolisian, Jasa Marga, dan Kementerian Perhubungan melalui skema Surat Keputusan Bersama (SKB).

Tahapan dimulai dari penerapan contraflow di lajur 1 dan 2, kemudian meningkat ke contraflow lajur 3 hingga penerapan sistem one way secara bertahap. Skema ini dirancang fleksibel, mengikuti dinamika volume kendaraan di lapangan.

Jika sebelumnya one way hanya diberlakukan dari KM 70 Tol Cikampek hingga KM 188 Tol Cipali, tahun ini cakupannya diperluas hingga KM 263. Bahkan, dalam kondisi tertentu, kebijakan tersebut dapat diperpanjang hingga KM 414 arah Kalikangkung.

“Parameter penerapan one way dimulai dari contraflow, lalu ditingkatkan sesuai kebutuhan berdasarkan hasil evaluasi lapangan,” ujar Agus.

Sejumlah titik krusial menjadi perhatian, terutama di ruas KM 36 hingga KM 70 Tol Cikampek. Pada segmen ini, lonjakan kendaraan dinilai signifikan sehingga memerlukan penanganan khusus, termasuk penambahan lajur contraflow dan pengalihan arus dari jalan layang MBZ ke jalur bawah.

Di sisi lain, dukungan juga datang dari wilayah Jawa Tengah yang menerapkan one way lokal dari KM 414 hingga arah Ungaran guna menjaga kelancaran arus secara menyeluruh.

Pendekatan rekayasa lalu lintas yang lebih dinamis ini mencerminkan upaya pemerintah mengantisipasi puncak arus mudik yang kian kompleks. Tidak hanya mengandalkan pola lama, strategi tahun ini dirancang lebih responsif terhadap kondisi riil di lapangan.

Dengan koordinasi lintas instansi dan pemantauan berbasis teknologi, diharapkan perjalanan pemudik dapat berlangsung lebih lancar, aman, dan terkendali di tengah tingginya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya.

#ArusMudik2026, #KorlantasPolri, #AHY, #JasaMarga, #OneWay, #Contraflow, #TolTransJawa, #MudikLebaran, #LaluLintas

Nr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *