Bintang 3 Polri, 7 Jenderal yang Memasuki Masa Pensiun 2023

BERITA POLRI INVESTIGASI | Jakarta, – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo mutasi besar 92 Perwira dari Komjen hingga AKBP.

Mutasi tersebut tertuang dalam surat telegram nomor ST/497/II/KEP./2023ST/498/II/KEP./2023 yang ditandatangani oleh Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono, Sabtu 26 Februari 2023.

Sementara itu, ada sederetan jenderal bintang 3 yang memasuki masa pensiun di tahun 2023.

Masa pensiun anggota Polri diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Dalam peraturan itu memuat, batas maksimum seorang personel Polri adalah usia 58 tahun. Hal itu sebagaimana diatur dalam Pasal 3 ayat (2). Masih dalam pasal tersebut di ayat (3) mengatur soal seorang yang pensiun diberikan kesempatan selama satu tahun untuk masa persiapan pensiun.

Berikut jenderal bintang 3 Polri yang akan memasuki masa pensiun:

1. Agung Budi Maryoto, M.Si. (lahir 19 Februari 1965) adalah seorang Purnawirawan Polri yang sebelumnya menjabat sebagai Inspektur Pengawasan Umum Polri. Agung, lulusan Akpol 1987 ini berpengalaman dalam bidang lantas.

Jabatan terakhir jenderal bintang tiga ini adalah Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri.

2. Komjen. Pol. Dr. Drs. Arief Sulistyanto, M.Si. adalah seorang perwira tinggi Polri yang sejak 18 Februari 2021 menjabat sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri. Arief, lulusan Akpol 1987 ini berpengalaman dalam bidang reserse, masa pensiun pada 24 Maret 2023.

3. Komjen. Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H. gelar Datuak Rangkayo Basa adalah seorang perwira tinggi Polri yang sejak 6 Mei 2020 menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme. Boy, lulusan Akpol 1988 ini berpengalaman dalam bidang reserse, masa pensiun pada 25 Maret 2023.

4. Komjen. Pol. Drs. Luki Hermawan, M.Si. (lahir 22 April 1965) adalah seorang perwira tinggi Polri yang sejak 25 Februari 2022 ditunjuk sebagai Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara.

Jabatan itu diperolehnya ketika Kapolri Listyo Sigit Prabowo menaikkan pangkat bersama lima perwira tinggi Polri lainnya.

5. Komjen. Pol. Prof. Dr. Drs. Gatot Eddy Pramono, M.Si. adalah seorang perwira tinggi Polri yang sejak 7 Januari 2020 mengemban amanat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Gatot, lulusan Akpol 1988 ini berpengalaman dalam bidang reserse. Sebelum menjabat Wakapolri, Gatot pernah mengisi posisi Kapolda Metro Jaya, Asrena Kapolri, Sahli Bidang Sosial Ekonomi Kapolri hingga Wakapolda Sulsel.

6. Komandan Korps (Dankor) Brimob Polri Komjen Anang Revandoko yang merupakan lulusan Akpol tahun 1988. Anang sendiri kelahiran 14 Oktober 1965. Ia sebelum menjabat Dankor Brimob, pernah menjadi Kapolda Kalteng hingga Wadankor Brimob Polri.

7. Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Petrus Reinhard Golose yang merupakan jebolan Akpol 1988, merupakan kelahiran 27 November 1965. Ia juga memasuki usia 58 tahun pada 2023 ini.

Sebelum menjadi Kepala BNN, Petrus Golose pernah menjabat sebagai, Kapolda Bali, Deputi Bidang Kerjasama Internasional BNPT, hingga Direktur Penindakan BNPT.

(red.beritapolriinvestigasi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *