BERITA POLRI INVESTIGASI|Jakarta – Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) resmi menutup Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) Angkatan XXVII Tahun 2026. Sebanyak 85 peserta yang berasal dari unsur TNI, Polri, kementerian dan lembaga, organisasi kemasyarakatan, serta perguruan tinggi dikukuhkan sebagai alumni dalam upacara yang berlangsung di Gedung Pancagatra, Lemhannas RI, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026).
Gubernur Lemhannas RI, Ace Hasan Syadzily, mengatakan pendidikan yang berlangsung selama tiga setengah bulan tersebut dirancang untuk membentuk calon pemimpin nasional yang memiliki karakter negarawan, berjiwa patriotik, serta mampu berpikir strategis dalam menghadapi tantangan bangsa yang semakin kompleks.
“Pendidikan ini bertujuan menyiapkan pemimpin nasional yang memiliki kemampuan berpikir komprehensif, holistik, dan adaptif terhadap dinamika geopolitik maupun geoekonomi global yang memengaruhi Indonesia,” ujar Ace Hasan dalam sambutannya.
Selama mengikuti pendidikan, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai nilai-nilai kebangsaan yang berlandaskan empat konsensus nasional, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Selain itu, peserta juga memperoleh penguatan terkait ketahanan nasional, kewaspadaan nasional, serta kajian strategis pada tingkat global, regional, dan nasional.
Menurut Ace Hasan, bekal yang diperoleh selama pendidikan diharapkan dapat menjadi landasan bagi para alumni dalam menjalankan tugas dan mengambil kebijakan di institusi masing-masing.
“Harapannya, para alumni memiliki perspektif yang lebih luas dan visioner sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan negara,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Lemhannas RI juga memberikan penghargaan kepada peserta terbaik. Penghargaan bidang akademik diberikan kepada Brigjen Pol. Ade Ary Syam Indradi atas prestasi akademiknya selama mengikuti pendidikan. Sementara penghargaan untuk penulisan Kertas Kerja Perorangan (KKP) terbaik diberikan kepada Laksamana Pertama TNI Ignatius Bayu.
Ace Hasan menegaskan bahwa integritas menjadi salah satu nilai utama yang ditanamkan selama proses pendidikan. Oleh karena itu, para peserta juga dibekali materi penguatan antikorupsi dan komunikasi publik guna mendukung terciptanya kepemimpinan nasional yang profesional, berintegritas, serta mampu menjalin kedekatan dengan masyarakat.
Dengan berakhirnya Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional Angkatan XXVII Tahun 2026, para alumni diharapkan mampu menjadi agen perubahan dan penggerak pembangunan di berbagai sektor, sekaligus memperkuat ketahanan nasional dalam menghadapi berbagai tantangan masa depan.




