BERITA POLRI INVESTIGASI|Jakarta – Polda Metro Jaya mengedepankan pendekatan humanis dalam mengawal aksi penyampaian pendapat yang dilakukan Dewan Pengurus Nasional Tani Merdeka Indonesia di depan Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (17/4/2026).
Dalam kegiatan tersebut, polisi wanita (Polwan) turut diterjunkan sebagai bagian dari upaya pelayanan kepada masyarakat agar aksi berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran Polwan dinilai mampu menciptakan suasana yang lebih sejuk dan komunikatif di tengah penyampaian aspirasi.
Sebanyak sekitar 200 peserta mengikuti aksi tersebut. Untuk mendukung kelancaran kegiatan, aparat kepolisian mengerahkan total 252 personel gabungan dari Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan.
Selain melakukan pengamanan, petugas juga melaksanakan pengaturan arus lalu lintas secara situasional. Langkah ini diambil guna mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi, sehingga aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menegaskan bahwa keterlibatan Polwan merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat.
“Kami hadir untuk memberikan pelayanan dan pengamanan secara humanis agar kegiatan penyampaian pendapat dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya.
Ia juga mengimbau seluruh peserta aksi untuk menjaga ketertiban serta mematuhi aturan yang berlaku, termasuk menghormati hak pengguna jalan lainnya. Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian dapat memanfaatkan layanan darurat 110.
Polda Metro Jaya memastikan akan terus mengedepankan pendekatan persuasif dalam setiap pengamanan aksi unjuk rasa, sekaligus menjamin hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi di muka umum tetap terlindungi.




