BERITA POLRI INVESTIGASI|Jakarta – Memasuki hari kedelapan (H8) Operasi Zebra 2025, stabilitas pelaksanaan operasi di seluruh wilayah tetap terjaga. Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menegaskan bahwa fase H8 merupakan momentum penting dalam mengevaluasi kendala lapangan jelang memasuki pekan kedua operasi.
Sesuai arahan Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., Operasi Zebra 2025 difokuskan untuk meningkatkan keselamatan jalan menjelang libur Natal dan Tahun Baru melalui edukasi, pengawasan, dan penegakan hukum berbasis data.
“Kebijakan harus bergerak mengikuti data, dan respons jajaran harus cepat,” tegas Irjen Agus kepada wartawan, Selasa (25/11/2025).
Kakorlantas menginstruksikan penguatan pembinaan masyarakat melalui edukasi di sekolah, komunitas, dan perusahaan. Pada H8, kegiatan preemtif meningkat signifikan dengan total 162.046 kegiatan pembinaan dan penyuluhan serta penyebaran 1.510.648 materi edukasi, termasuk 774.677 leaflet dan 675.465 stiker.
“Edukasi adalah fondasi keselamatan. Semakin banyak masyarakat terlibat, semakin kuat budaya tertib berlalu lintas,” ujarnya.
Di sisi penegakan hukum, pemanfaatan E-TLE terus dioptimalkan sebagai instrumen yang objektif. Pada H8, tercatat 642.865 perkara, dengan dominasi penindakan melalui E-TLE statis (59.681) dan E-TLE mobile (55.382). Pendekatan humanis tetap dikedepankan melalui 519.679 teguran.
Kegiatan preventif juga menunjukkan capaian tinggi, dengan total 1.413.711 kegiatan. Patroli dan turjawali menjadi yang terbesar, yaitu 888.621 kegiatan. Selain itu, sebanyak 846 kegiatan penertiban balap liar digelar dan 602 kendaraan diamankan.
Upaya perlindungan pejalan kaki juga diperkuat melalui 2.282 kegiatan pengamanan penyeberangan dan pengawasan zona sekolah.
Irjen Agus menekankan pentingnya patroli malam hari untuk menekan aktivitas balap liar serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan yang rentan.
Merespons tingginya angka kecelakaan pada H8—1.539 kejadian dengan 162 korban meninggal dunia—Kakorlantas memerintahkan seluruh Polres segera memperbarui dan memvalidasi 10 titik rawan laka di wilayah masing-masing. Jajaran juga diminta melaksanakan tindakan cepat berupa pembatasan kecepatan dan peningkatan kehadiran petugas di lapangan.
Di akhir arahannya, Kakorlantas kembali menegaskan komitmen Korlantas dalam menjaga profesionalitas serta stabilitas lalu lintas. Ia mengimbau masyarakat untuk mendukung Operasi Zebra 2025 melalui disiplin berkendara dan kepatuhan terhadap aturan.




