BERITA POLRI INVESTIGASI|Jakarta — Setelah melalui proses finalisasi dan mendapat persetujuan resmi (ACC) dari Ketua Umum Perkumpulan Wartawan (PW) Fast Respon Nusantara (FRN) Counter Polri, Agus Flores, logo Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PW FRN Counter Polri Jabodetabek kini resmi ditetapkan sebagai lambang kebanggaan organisasi.
Ketua DPW PW FRN Counter Polri Jabodetabek, Nuriman, menegaskan bahwa logo tersebut bukan sekadar simbol identitas, tetapi mencerminkan semangat, loyalitas, dan profesionalisme wartawan FRN dalam menjalankan fungsi sosial kontrol serta mendukung kinerja Polri di tengah masyarakat.
“Logo ini mencerminkan jati diri dan komitmen moral kami sebagai wartawan yang loyal kepada Korps Polri, cepat tanggap terhadap isu publik, dan berpegang teguh pada nilai-nilai kebenaran serta integritas,” ujar Nuriman dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (1/11/2025) malam.
Filosofi dan Makna Logo
1. Bentuk Perisai (Shield)
Bentuk dasar logo menyerupai perisai yang melambangkan keteguhan, keberanian, dan perlindungan terhadap kebenaran.
Perisai menjadi simbol tekad DPW PW FRN Counter Polri Jabodetabek untuk selalu berada di garda terdepan dalam membentengi integritas jurnalisme dari berita bohong, provokasi, dan fitnah publik.
Makna ini menegaskan peran FRN sebagai penjaga moral dan mitra strategis Polri dalam mengedukasi masyarakat melalui pemberitaan berimbang.
2. Warna Emas dan Kuning Keemasan
Warna emas melambangkan kehormatan, kejayaan, dan kemuliaan profesi.
Kilau emas pada tulisan “PW FRN” menggambarkan semangat anggota yang menjunjung tinggi martabat organisasi serta dedikasi tanpa pamrih dalam tugas jurnalistik.
Menurut Nuriman, warna ini juga mencerminkan ketulusan dan pengabdian kepada bangsa serta institusi Polri.
3. Warna Hitam pada Latar dan Bingkai
Warna hitam menandakan kekuatan, ketegasan, dan wibawa.
Latar hitam mempertegas karakter FRN yang solid, berprinsip kuat, dan tidak mudah goyah dalam menjalankan fungsi sosial kontrol.
Warna ini juga menjadi lambang profesionalisme, etika, dan keadilan.
4. Tulisan “DEWAN PIMPINAN WILAYAH PW FRN COUNTER POLRI”
Tulisan ini menunjukkan struktur resmi organisasi di tingkat wilayah yang memiliki tanggung jawab besar dalam membina dan mengoordinasikan seluruh anggota di Jabodetabek.
Kata “Counter Polri” menegaskan misi FRN sebagai kekuatan kontra-narasi publik—meluruskan informasi keliru, melawan hoaks, dan memperkuat citra positif Polri melalui media cepat dan kredibel.
5. Logo Tengah (Perisai FR Fast Respon Nusantara)
Logo kecil bertuliskan “FAST RESPON – Loyal Kepada Korps Polri” menjadi jantung utama makna logo.
Warna merah melambangkan semangat juang dan keberanian, sedangkan kuning emas menggambarkan kebijaksanaan dan loyalitas.
Keduanya menyatu sebagai simbol keseimbangan antara kecepatan bertindak dan kebijaksanaan menyikapi isu publik.
6. Tulisan “NUSANTARA”
Menandakan bahwa FRN adalah gerakan nasional, bukan lokal.
Nilai ini menggambarkan semangat persatuan dan sinergi wartawan di seluruh Indonesia dalam menjaga marwah pers nasional serta mendukung stabilitas dan keamanan bangsa.
7. Tiga Bintang di Bawah Logo
Melambangkan Trilogi Pengabdian FRN, yakni:
1. Loyal kepada Korps Polri
2. Berkarya untuk bangsa melalui karya jurnalistik positif
3. Menjaga integritas dan kebenaran informasi
Tiga bintang ini mencerminkan cita-cita tinggi organisasi untuk menjadi pelita di tengah derasnya arus informasi publik.
8. Tulisan “JABODETABEK”
Menunjukkan wilayah kerja utama yang mencakup Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
Wilayah ini menjadi poros strategis pergerakan media nasional, menjadikan DPW PW FRN Counter Polri Jabodetabek sebagai garda komunikasi publik antara Polri dan masyarakat.
Makna Keseluruhan
Secara keseluruhan, logo DPW PW FRN Counter Polri Jabodetabek mencerminkan kekuatan moral dan profesionalisme wartawan FRN yang loyal kepada Korps Polri, cepat tanggap terhadap isu publik, serta teguh menjaga kebenaran dan persatuan bangsa melalui karya jurnalistik yang bermartabat.
“Makna logo ini harus menjadi pedoman sikap dan semangat juang seluruh anggota FRN, agar setiap langkah dan karya jurnalistik yang dihasilkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan bangsa Indonesia,” tegas Nuriman.***




