BERITA POLRI INVESTIGASI I. Jayapura, 26 Juli 2026 – Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (DPD PABPDSI) Kabupaten Jayapura menegaskan komitmennya dalam membangun organisasi yang solid melalui kegiatan bertajuk “Papeda Satu Loyan Menyatukan”. Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat sinergi antar pengurus dalam mendukung kemajuan 139 kampung di Kabupaten Jayapura.
Acara yang digelar pada Minggu (26/7) di lahan kebun milik Ketua DPD PABPDSI Kabupaten Jayapura, Denis Daud Felle, dihadiri oleh 16 pengurus inti DPD PABPDSI serta Ketua Komunitas Nolokla Grup, Dais Puraro.
Dalam sambutannya, Denis Daud Felle memaparkan visi dan misi organisasi sekaligus mengajak seluruh jajaran pengurus untuk membangun kekompakan sebagai fondasi utama menjalankan roda organisasi. Menurutnya, kekuatan PABPDSI terletak pada persatuan dan komitmen seluruh pengurus dalam mengawal pembangunan desa.
“Papeda satu loyan memiliki makna yang sangat dalam. Dari dia, saya, kamu, dan mereka, kita menjadi KITA. Jika ingin 139 kampung di Kabupaten Jayapura maju, maka seluruh anggota BPD harus memiliki satu suara, satu langkah, dan satu tujuan,” tegas Denis.
Ia juga mengungkapkan bahwa DPD PABPDSI Kabupaten Jayapura akan menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada 5–6 Agustus 2026 sebagai langkah strategis memperkuat kelembagaan organisasi.
“Terdapat tiga agenda utama dalam Rakerda nanti, yaitu pengesahan dan pengukuhan Surat Keputusan kepengurusan, penetapan arah serta program kerja organisasi, dan memastikan DPD PABPDSI memiliki dasar hukum yang kuat agar seluruh langkah organisasi berjalan lebih terarah, profesional, dan terorganisasi,” jelasnya.
Senada dengan itu, Sekretaris DPD PABPDSI Kabupaten Jayapura, Johan Paul, menekankan pentingnya membangun sistem koordinasi yang terintegrasi mulai dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), hingga Dewan Pimpinan Daerah (DPD) yang menjangkau seluruh Badan Permusyawaratan Desa di 139 kampung.
“Struktur organisasi PABPDSI harus bergerak secara sinergis dan komprehensif hingga ke tingkat kampung. BPD merupakan mitra strategis pemerintah kampung. Apabila rantai koordinasi dari pusat hingga kampung berjalan kuat, maka cita-cita mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan bersinar akan lebih mudah dicapai,” ujar Johan.
Suasana kebersamaan semakin terasa saat seluruh peserta menikmati papeda secara bersama-sama dari satu loyan. Tradisi tersebut menjadi simbol persaudaraan, persatuan, dan semangat gotong royong, sekaligus menegaskan bahwa seluruh pengurus telah melebur menjadi satu keluarga besar dalam mengemban amanah membangun Kabupaten Jayapura.
Ketua Komunitas Nolokla Grup, Dais Puraro, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi terhadap inisiatif DPD PABPDSI Kabupaten Jayapura dalam membangun budaya organisasi yang mengedepankan persatuan.
Menurutnya, sinergi antara komunitas masyarakat, Badan Permusyawaratan Desa, dan pemerintah merupakan modal penting dalam mempercepat pembangunan desa yang berkelanjutan.
“Kami berharap kolaborasi yang telah terbangun ini terus diperkuat sehingga mampu melahirkan berbagai inovasi dan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kampung di Kabupaten Jayapura,” ungkap Dais.
Melalui kegiatan bertajuk “Papeda Satu Loyan Menyatukan”, DPD PABPDSI Kabupaten Jayapura menegaskan bahwa semangat kebersamaan bukan sekadar simbol budaya, melainkan fondasi utama dalam membangun organisasi yang kuat, profesional, dan siap mengawal kemajuan 139 kampung menuju Kabupaten Jayapura yang lebih maju dan sejahtera.
Jurnalis Investigasi: Antonius Carcers Charles




