Satbrimob Polda Jambi Turun ke Agam, Bangun Jembatan Darurat Antar Desa

BERITA POLRI INVESTIGASI|Agam – Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Polda Jambi menunjukkan kepeduliannya terhadap warga terdampak bencana alam di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dengan membangun jembatan darurat yang menghubungkan Desa Kampung Tengah Timur dan Desa Padang Landua, Kecamatan Palembayan.

Kegiatan kemanusiaan tersebut dilaksanakan oleh personel Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Jambi dan dimulai sejak Kamis (15/1/2026). Sebanyak 24 personel dikerahkan untuk mempercepat pemulihan akses transportasi yang sebelumnya terputus akibat dampak bencana.

Dalam pelaksanaannya, personel Brimob bersama masyarakat setempat bergotong royong mengangkut material kayu dan perlengkapan pendukung guna mendirikan jembatan darurat. Jembatan ini merupakan jalur utama penghubung antar desa yang sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas warga sehari-hari.

Pembangunan jembatan darurat tersebut bertujuan untuk mengembalikan mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi logistik dan kebutuhan pokok, serta mendukung pemulihan kegiatan ekonomi dan sosial warga terdampak.

Selama pengerjaan, seluruh personel dilengkapi dengan peralatan SAR, dukungan logistik, serta kendaraan operasional guna memastikan proses pembangunan berjalan aman dan efektif. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, personel melaksanakan konsolidasi dan kembali ke posko masing-masing.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kepala Bidang Humas Polda Jambi, Kombes Pol. Erlan Munaji, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk hadir dan membantu masyarakat dalam situasi darurat.

“Pembangunan jembatan darurat ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat yang membutuhkan. Terbukanya kembali akses antar desa diharapkan dapat mempercepat pemulihan aktivitas warga,” ujar Kombes Pol. Erlan.

Ia menambahkan, Polri akan terus mengoptimalkan seluruh potensi dan sumber daya yang dimiliki untuk mendukung percepatan pemulihan daerah terdampak bencana.

“Polri tidak hanya menjalankan fungsi keamanan, tetapi juga aktif dalam misi kemanusiaan. Kami berharap upaya ini dapat meringankan beban masyarakat dan membantu pemulihan wilayah pascabencana,” pungkasnya.

Secara keseluruhan, pembangunan jembatan darurat tersebut berjalan aman, tertib, dan lancar, sekaligus menjadi wujud sinergi Polri dan masyarakat dalam membantu pemulihan wilayah Sumatera Barat pascabencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *