BERITA POLRI INVESTIGASI|BEKASI – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Cikarageman 2026 telah menghasilkan perolehan suara yang menempatkan Markun Hidayat sebagai calon dengan raihan suara terbanyak.
Berdasarkan hasil rekapitulasi suara, calon Kepala Desa Cikarageman nomor urut 1, Markun Hidayat, memperoleh 5.417 suara. Sementara calon nomor urut 2, Reno Indahsari, memperoleh 146 suara, dan calon nomor urut 3, Mista, memperoleh 1.866 suara.
Dari hasil tersebut, total suara sah tercatat sebanyak 7.429 suara, sedangkan suara tidak sah sebanyak 147 suara, sehingga total keseluruhan suara mencapai 7.576 suara.
Perolehan 5.417 suara menempatkan Markun Hidayat unggul dengan selisih yang cukup jauh dari dua calon lainnya. Raihan tersebut setara sekitar 72,9 persen dari total suara sah.
Atas hasil tersebut, Markun Hidayat menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Cikarageman yang telah memberikan kepercayaan melalui Pilkades 2026.
“Alhamdulillah, saya panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT atas seluruh proses Pilkades Cikarageman yang telah berjalan dengan baik. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Cikarageman yang telah memberikan kepercayaan dan amanah kepada saya,” ujar Markun.
Markun menegaskan bahwa hasil Pilkades tersebut bukan semata-mata kemenangan dirinya maupun kelompok tertentu, melainkan amanah yang harus dijaga untuk seluruh masyarakat Cikarageman.
“Bagi saya, ini bukan kemenangan Markun Hidayat, tetapi kemenangan masyarakat Cikarageman. Setelah proses pemilihan ini selesai, mari kita kembali bersatu. Tidak ada lagi perbedaan pilihan. Kita semua adalah satu keluarga besar masyarakat Cikarageman,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kerukunan, silaturahmi, dan kebersamaan, meskipun sebelumnya memiliki pilihan yang berbeda dalam Pemilihan Kepala Desa.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Cikarageman untuk tetap menjaga kerukunan, silaturahmi, dan kebersamaan. Perbedaan pilihan dalam pemilihan adalah bagian dari demokrasi, tetapi jangan sampai perbedaan tersebut memutus persaudaraan di antara kita. Mari kita kembali bergandengan tangan dan bersama-sama membangun Cikarageman,” ungkap Markun.
Lanjutnya, Markun juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh calon yang telah mengikuti kontestasi demokrasi desa, termasuk panitia penyelenggara, para saksi, aparat keamanan, tokoh masyarakat, serta seluruh warga yang turut menjaga situasi selama proses Pilkades berlangsung.
“Saya memberikan apresiasi dan penghormatan kepada seluruh calon yang telah mengikuti proses demokrasi ini. Kepada seluruh pendukung dan masyarakat yang mungkin berbeda pilihan, saya juga mengajak untuk tidak lagi melihat perbedaan tersebut. Mari kita satukan kembali langkah untuk kepentingan Desa Cikarageman,” katanya.
Menurut Markun, pembangunan desa tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kebersamaan, dukungan, serta partisipasi seluruh masyarakat.
“Saya mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Cikarageman. Saya tidak bisa bekerja sendiri. Pemerintahan desa membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh masyarakat. Mari kita bersama-sama menjaga persatuan dan membangun desa yang lebih baik,” ujarnya.
Menutup pernyataannya, Markun kembali menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat Cikarageman atas kepercayaan yang telah diberikan.
“Insyaallah, amanah ini akan saya jalankan sebaik-baiknya. Terima kasih kepada seluruh masyarakat Cikarageman. Mari kita bersama-sama melangkah ke depan, menjaga kerukunan, mempererat silaturahmi, dan membangun Cikarageman agar semakin maju, aman, nyaman, dan sejahtera,” pungkasnya.***




