BERITA POLRI INVESTIGASI|Jakarta – Kapolri menghadiri Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara (KBN) 2026 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Rabu (22/7/2026). Kehadiran Kapolri menjadi bentuk dukungan Polri terhadap pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai salah satu pilar pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus upaya melestarikan kekayaan budaya Indonesia.
Bazar yang diselenggarakan dalam rangka Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 tersebut mengusung tema “Nusantara Berdaya, Bhayangkari Berkarya” dan berlangsung pada 21–25 Juli 2026. Kegiatan ini menghadirkan pelaku UMKM dari berbagai daerah sebagai wadah promosi, perluasan jaringan usaha, dan peningkatan akses pasar bagi produk-produk lokal.
Dalam kesempatan itu, Kapolri meninjau sejumlah stan yang menampilkan beragam produk unggulan Nusantara. Produk yang dipamerkan meliputi batik, tenun, songket, ulos, fesyen, kerajinan tangan, aksesori, perhiasan, hingga aneka kuliner khas daerah. Keberagaman produk tersebut mencerminkan besarnya potensi ekonomi kreatif Indonesia yang tumbuh dari kearifan lokal di berbagai wilayah.
Tahun ini, Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara diikuti oleh 374 peserta dengan total 727 stan, yang terdiri atas 531 stan fesyen, 152 stan kuliner, dan 44 dapur bersama. Partisipasi tersebut menunjukkan tingginya antusiasme pelaku UMKM sekaligus komitmen Bhayangkari dalam mendukung promosi dan pengembangan produk unggulan dalam negeri.
Selain menjadi ajang pemasaran, penyelenggaraan bazar juga diisi dengan berbagai kegiatan edukatif. Enam sesi talkshow menghadirkan pembahasan mengenai pengembangan usaha, pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk pemasaran digital, legalitas usaha, perlindungan hak kekayaan intelektual, hingga transformasi digital bagi UMKM. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari BRI, Telkomsel, dan Kementerian Hukum.
Rangkaian acara juga dimeriahkan oleh 29 pertunjukan seni dan budaya, mulai dari tarian tradisional, parade wastra Nusantara, peragaan busana, hingga pertunjukan musik. Kehadiran pertunjukan tersebut semakin memperkuat peran bazar sebagai ruang promosi budaya sekaligus destinasi bagi masyarakat untuk mengenal produk-produk unggulan Indonesia.
Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 turut melibatkan booth Bhayangkari, jajaran Polda se-Indonesia, satuan kerja Polri, serta mitra strategis seperti BRI, Pegadaian, Telkomsel, JNE, dan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem UMKM melalui dukungan pembiayaan, digitalisasi usaha, perlindungan hak kekayaan intelektual, dan perluasan akses pemasaran.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman dan tertib berkat dukungan 393 personel gabungan Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri bersama Polda Metro Jaya.
Kehadiran Kapolri dalam kegiatan ini menegaskan komitmen Polri untuk terus mendukung pemberdayaan UMKM, memperkuat ekonomi kreatif, serta mendorong pelestarian budaya sebagai bagian dari pembangunan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
