Survei Abal-abal, Curang, Money Politik Bahasa-bahasa Kalap

BERITA POLRI INVESTIGASI | JAKARTA, – Dalam perang kontestasi Pemilu sering kita dengar bahasa-bahasa survei abal-abal, Curang, Money Politik, hal ini akan umum kita dengar.

Namun semua tuduhan tersebut haruslah dibuktikan secara fakta dan bukti hukum, tanpa fakta dan bukti hukum tuduhan-tuduhan tersebut hanya bahasa-bahasa kalap ketika jagoan-jagoan yang dipilih akan mengalami kekalahan atau pun saat mengalami kekalahan.

Dulu saat Prabowo mengalami kekalahan bahkan di tuntut sampai ke MK segala, tapi ketika bukti-bukti hukum lemah apa mau dikata, yang kalah tetaplah kalah.

Demikian juga Pemilu 2024 ini ketika semua survei sudah menunjukkan Prabowo Gibran berada di atas angin, semua survei menunjukkan elektabilitas Prabowo Gibran di atas 40an persen, dibanding kandidat lain yang hanya memperoleh 20an persen, lalu semua lembaga survei diserang sebagai survei abal-abal ,bahkan mereka tidak pandang bulu,semacam survei Litbang Kompas pun mereka serang sebagai survei abal-abal, jadi memang inilah psikologi orang-orang kalap yg akan mengalami kekalahan, jadi harus dimaklumi.

Namun sebagai sebuah fakta haruslah dimengerti bahwa semua tuduhan kecurangan dalam pemilu harus berbasis fakta dan bukti-bukti akurat yang mampu dibawa ke Ranah Hukum, tanpa bukti2 akurat maka semua omongan hanya isapan jempol belaka, akhirnya hanya dianggap bahasa-bahasa orang kalap. Ngerti orang kalap bukan? Jadi harus kita maklumi namanya juga lagi Kalap jagoannya mau kalah, bisa periuk nasi terbang,atau sandal jepit ketampol ke muka.

Hayo kawan-kawan mari kita belajar untuk menuntut sesuatu dgn cara-cara yang lebih beradab, jangan kalap, jangan jadi Kadal Gurun alias Kadrun belajarlah lebih bijaksana, lebih dewasa, lebih sabar, kritis dan analitis, cerdas dan bernas.

 

Oleh ; Amin Minhan

Ketua Umum Jokowi Macan Asia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *