Peradin DKI Jakarta Rayakan Harlah ke 62, Komitmen Lahirkan Advokat Profesional dan Berintegritas

BERITA POLRI INVESTIGASI|JAKARTA – Persatuan Advokat Indonesia (Peradin) memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-62 pada Jumat, 4 September 2026. Peringatan tersebut menjadi momentum bagi Badan Pengurus Wilayah (BPW) Peradin DKI Jakarta untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus menegaskan komitmen melahirkan advokat yang profesional, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat.

Puncak peringatan Harlah digelar di Kantor BPW Peradin DKI Jakarta dengan mengusung tema “Satu Tekad, Satu Langkah Memperkuat BPW DKI Jakarta, Profesional dan Berintegritas.”

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus BPW Peradin DKI Jakarta, para ketua Badan Pengurus Cabang (BPC) se-DKI Jakarta, senior Peradin, serta anggota organisasi.

Ketua BPW Peradin DKI Jakarta, Tholib S. Hidayat, S.H., dalam sambutannya mengatakan, peringatan Harlah ke-62 tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi harus menjadi momentum untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan pengabdian profesi advokat kepada masyarakat.

Menurut Tholib, penguatan organisasi harus dilakukan melalui kebersamaan dan koordinasi antara BPW dengan seluruh BPC.

“Kita tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. BPW dan BPC harus satu komando untuk membesarkan PERADIN,” tegas Tholib.

Ia menekankan terdapat tiga arah utama yang menjadi perhatian BPW Peradin DKI Jakarta ke depan, yakni penguatan profesionalisme dan integritas, peningkatan soliditas organisasi, serta melahirkan advokat Peradin yang memiliki orientasi pengabdian kepada masyarakat.

Tholib menegaskan bahwa profesionalisme seorang advokat harus berjalan beriringan dengan integritas. Menurutnya, kemampuan profesional tanpa integritas dapat merusak marwah profesi, sementara integritas tanpa profesionalisme juga tidak cukup untuk memberikan pelayanan hukum yang berkualitas.

“Profesional tanpa integritas itu berbahaya. Integritas tanpa profesional itu lemah. Kita membutuhkan keduanya,” ujarnya.

Karena itu, BPW Peradin DKI Jakarta berkomitmen memperkuat penerapan kode etik serta mengambil sikap tegas terhadap setiap pelanggaran yang dapat mencederai kehormatan dan kepercayaan terhadap profesi advokat.

Selain profesionalisme, penguatan kaderisasi dan pendidikan advokat juga menjadi perhatian organisasi.

Tholib menyebut koordinasi antara BPW dan BPC perlu terus ditingkatkan agar Peradin DKI Jakarta memiliki struktur organisasi yang semakin solid dan mampu menjalankan program secara berkesinambungan.

“Satu tekad, satu langkah. Kita perkuat kaderisasi, pendidikan advokat, dan koordinasi BPW-BPC agar Peradin DKI semakin solid dan disegani,” katanya.

Pada momentum Harlah ke-62, BPW Peradin DKI Jakarta juga menegaskan komitmennya untuk memperluas pengabdian kepada masyarakat, khususnya warga yang menghadapi persoalan hukum namun memiliki keterbatasan ekonomi.

Tholib menyampaikan bahwa Peradin DKI Jakarta mendorong advokat dan kantor hukum di bawah organisasi untuk dapat hadir sebagai bagian dari upaya memberikan akses terhadap keadilan.

“Di usia 62 tahun ini, Peradin DKI harus melahirkan advokat yang siap bersama masyarakat DKI Jakarta, khususnya bagi mereka yang tidak mampu dan membutuhkan pendampingan hukum secara gratis,” ungkapnya.

Ia menilai akses terhadap bantuan hukum bagi masyarakat yang kurang mampu merupakan bagian penting dari pengabdian profesi advokat.

“Kantor hukum Peradin harus menjadi rumah pengayom bagi para pencari keadilan,” lanjut Tholib.

Ia kemudian menegaskan komitmen Peradin DKI Jakarta untuk terus menjaga nilai-nilai keadilan dalam menjalankan profesi.

“Fiat Justitia Ruat Caelum. Keadilan harus ditegakkan. Peradin DKI siap menjadi garda terdepan,” pungkasnya.

Peringatan Harlah ke-62 Peradin tersebut juga diisi dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Peradin, doa bersama, serta pemotongan tumpeng.

Pemotongan tumpeng dilakukan oleh Ketua BPW Peradin DKI Jakarta, Tholib S. Hidayat, S.H., kemudian diserahkan kepada Sekretaris Jenderal BPP PERADIN sebagai simbol estafet perjuangan dan keberlanjutan organisasi.

Melalui peringatan Harlah ke-62, BPW Peradin DKI Jakarta menegaskan tekad untuk terus memperkuat kelembagaan, meningkatkan kualitas dan integritas advokat, serta memperluas kontribusi organisasi dalam memberikan akses bantuan hukum kepada masyarakat.

“Dirgahayu Peradin ke-62. Satu Tekad, Satu Langkah, Profesional dan Berintegritas.”

(Nuriman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *