Refleksi Setahun Kerusuhan Agustus 2025, Kapolres Bekasi Kota Dorong Jajaran Perkuat Kesadaran HAM

BERITA POLRI INVESTIGASI|BEKASI – Satu tahun setelah kerusuhan yang terjadi pada Agustus 2025, masyarakat Kota Bekasi menggelar kegiatan refleksi bertajuk “Dari Tragedi Menuju Kesadaran Kolektif” di Taman Plaza Patriot Candrabhaga, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jumat (28/8/2026) malam.

Kegiatan tersebut menjadi ruang bersama untuk mengenang sekaligus mengevaluasi berbagai peristiwa yang terjadi setahun sebelumnya. Sekitar 180 peserta dari berbagai unsur turut hadir, mulai dari masyarakat, mahasiswa, organisasi kepemudaan, komunitas ojek online hingga sejumlah elemen masyarakat lainnya.

Refleksi dikemas melalui sejumlah kegiatan, di antaranya pemutaran video dokumenter, penyampaian orasi, pembacaan puisi, pertunjukan teatrikal, penyalaan lilin, mengheningkan cipta, doa bersama, serta penggalangan donasi bagi masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah wilayah Indonesia.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Putu Kholis Aryana bersama jajaran turut menghadiri kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi ruang refleksi yang dinilai dapat menjadi sarana menyampaikan evaluasi dan masukan masyarakat kepada kepolisian.

“Kami turut prihatin atas kejadian yang dialami oleh teman-teman pada tahun lalu. Apa yang disampaikan dalam kegiatan ini tentunya menjadi masukan dan pembelajaran bagi kami,” ujar Putu.

Menurutnya, refleksi tidak semata-mata untuk mengingat kembali peristiwa masa lalu, tetapi juga menjadi bahan pembelajaran agar seluruh pihak dapat memperbaiki diri dan mencegah terulangnya kejadian serupa.

Putu mengatakan, berbagai masukan yang muncul dalam kegiatan tersebut akan dibawa ke internal Polres Metro Bekasi Kota untuk menjadi bahan evaluasi bersama jajaran.

“Hasil dari refleksi ini akan kami bawa ke Polres Metro Bekasi Kota dan kami sampaikan kepada seluruh jajaran, agar semakin memahami nilai-nilai hak asasi manusia serta dapat merefleksikan kejadian tahun lalu,” katanya.

Ia juga meminta dukungan masyarakat agar proses pembenahan di lingkungan kepolisian dapat terus dilakukan, khususnya dalam membangun pola komunikasi dan pelayanan yang semakin sesuai dengan harapan masyarakat.

“Kami terus memohon doa dan dukungan masyarakat agar perbaikan serta penyempurnaan dapat kami lakukan sesuai dengan harapan masyarakat,” lanjutnya.

Kegiatan refleksi berlangsung aman, tertib dan kondusif hingga sekitar pukul 21.30 WIB. Para peserta kemudian meninggalkan lokasi secara tertib.

Momentum tersebut sekaligus menegaskan pentingnya menjaga ruang demokrasi melalui penyampaian aspirasi secara damai, tertib dan bertanggung jawab. Di sisi lain, aparat penegak hukum juga dituntut terus memperkuat pemahaman dan penghormatan terhadap hak asasi manusia dalam menjalankan tugas.

Refleksi satu tahun kerusuhan Agustus 2025 di Kota Bekasi diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum memperkuat evaluasi, membangun komunikasi yang lebih terbuka, serta mempererat kepercayaan antara masyarakat dan aparat penegak hukum.

(Nuriman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *