MTQ ke-8 Tingkat Kecamatan Cikarang Utara Jadi Momentum Menggali Potensi Generasi Qurani

BERITA POLRI INVESTIGASI 1. BEKASI — Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-8 tingkat Kecamatan Cikarang Utara resmi digelar pada Rabu, 12 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk menggali dan mengembangkan potensi generasi Qurani, khususnya para penghafal Al-Qur’an di wilayah Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

Kegiatan dihadiri sejumlah tokoh dan unsur pemerintahan, di antaranya anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Ketua MUI Kabupaten Bekasi, unsur Muspika, kepala UPTD, Ketua Korwil Pendidikan, para kepala sekolah, serta para kepala desa se-Kecamatan Cikarang Utara.

Dalam sambutannya, Camat Cikarang Utara Enopchan, S.H., M.Si., terlebih dahulu menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Bekasi yang berhalangan hadir karena harus menghadiri agenda lain yang tidak dapat diwakilkan.

Ia menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi menjadi sarana untuk menggali potensi sekaligus membangun kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.

Prestasi Kecamatan Cikarang Utara yang berhasil menjadi juara umum MTQ tingkat Kabupaten Bekasi secara berturut-turut menjadi bukti kuat bahwa wilayah tersebut memiliki potensi besar dalam melahirkan generasi Qurani.

Camat juga berpesan agar pelaksanaan Pilkades serentak yang sebentar lagi digelar dapat berlangsung dengan aman, tertib, damai, dan tetap menjaga persatuan serta kerukunan masyarakat.

Sementara itu, perwakilan DPRD Kabupaten Bekasi berharap Cikarang Kota dapat menjadi pelopor demokrasi di Kecamatan Cikarang Utara, dengan mengedepankan kedewasaan dalam berdemokrasi dan menjaga persatuan masyarakat.

Ketua MUI Kabupaten Bekasi turut memberikan apresiasi atas prestasi Kecamatan Cikarang Utara. Menurutnya, Cikarang Utara memiliki banyak orang istimewa, yang salah satunya dibuktikan dengan keberhasilan meraih juara umum MTQ tingkat Kabupaten Bekasi dua kali berturut-turut.

Dalam pesannya, Ketua MUI mengingatkan pentingnya membangun kehidupan yang dekat dengan Al-Qur’an. Ia menyampaikan bahwa rumah dan lingkungan yang di dalamnya senantiasa dibacakan Al-Qur’an akan mendapatkan keberkahan dan rahmat dari Allah SWT.

Ia juga mengibaratkan kehidupan manusia seperti sebuah kendaraan yang membutuhkan keseimbangan antara lahir dan batin.

“Ban kiri dan kanan harus seimbang. Begitu pula kehidupan kita, antara lahir dan batin harus seimbang,” pesannya.

Menurutnya, kedekatan dengan Al-Qur’an akan menghadirkan ketenangan sekaligus menjadi cahaya dalam kehidupan.

“Kalau kita akrab dengan Al-Qur’an, kita akan mendapatkan cahaya. Bukan hanya cahaya lampu, tetapi juga cahaya dari Al-Qur’an,” ujarnya.

Ia berharap MTQ tidak berhenti sebagai ajang mencari juara, tetapi mampu menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman kehidupan.

Semangat tersebut diharapkan dapat membawa masyarakat menuju kehidupan yang penuh keberkahan, sebagaimana ungkapan baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, negeri yang baik dan mendapatkan ampunan Allah SWT.

Ketua MUI Kabupaten Bekasi pun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan MTQ ke-8 tingkat Kecamatan Cikarang Utara.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan lahir semakin banyak generasi Qurani yang tidak hanya berprestasi dalam perlombaan, tetapi juga memiliki akhlak mulia serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan Kabupaten Bekasi.
@ir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *