Kapolda Jabar Tegaskan Anggota Polri Wajib Jaga Legitimasi Publik dan Hindari Tindak Pidana

BERITA POLRI INVESTIGASI|MAJALENGKA – Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat (Jabar ) Irjen Pol Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., memberikan sejumlah penekanan strategis kepada jajaran Polres Majalengka dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Kabupaten Majalengka, Rabu (12/8/2026).

Arahan tersebut disampaikan Kapolda Jabar di GOR Sarja Arya Racana dan diikuti ratusan personel Polres Majalengka maupun Polsek jajaran. Kegiatan turut dihadiri Kapolres Majalengka AKBP M Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., Wakapolres, para Pejabat Utama (PJU), para Kapolsek, serta seluruh personel yang hadir.

Sebelum menerima arahan Kapolda Jabar, Kapolres Majalengka terlebih dahulu menyampaikan laporan kesatuan yang memuat gambaran situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), kondisi wilayah, serta pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah hukum Polres Majalengka.

Dalam arahannya, Irjen Pol Pipit Rismanto menekankan bahwa pelaksanaan tugas kepolisian tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga harus dibarengi dengan pemeliharaan integritas, soliditas internal, serta kemampuan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.

Kapolda Jabar meminta seluruh personel menjaga kesehatan jasmani dan rohani sebagai bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas yang optimal. Menurutnya, kondisi personel yang prima menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi dinamika tugas kepolisian yang semakin kompleks.

Selain itu, soliditas dan kekompakan internal juga menjadi perhatian. Nilai Satya Haprabu, kata Kapolda, harus diwujudkan melalui loyalitas, kebersamaan, dan komitmen seluruh anggota dalam menjalankan tugas serta menjaga marwah institusi Polri.

“Setiap anggota harus senantiasa menjaga kesehatan jasmani dan rohani serta memegang teguh prinsip Satya Haprabu melalui soliditas dan kekompakan internal,” tegas Irjen Pol Pipit Rismanto.

Kapolda juga mengingatkan pentingnya membangun strategi komunikasi yang baik, khususnya dalam berinteraksi dengan masyarakat. Setiap anggota dituntut mampu menyampaikan informasi secara tepat, santun, dan bertanggung jawab sehingga tidak menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat.

Perhatian khusus juga diberikan terhadap penggunaan media sosial. Kapolda meminta seluruh personel bijak dalam bermedia sosial serta memahami bahwa setiap aktivitas anggota di ruang digital dapat berdampak terhadap citra dan tingkat kepercayaan masyarakat kepada institusi kepolisian.

“Bangun strategi komunikasi yang baik, bijak dalam bermedia sosial, dan yang terpenting jaga legitimasi publik serta hindari segala bentuk keterlibatan dalam tindak pidana,” ujarnya.

Penekanan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat profesionalisme dan integritas personel Polri dalam menjalankan tugas. Kapolda Jabar juga mengingatkan agar setiap anggota senantiasa menjaga perilaku dan tidak melakukan tindakan yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat.

Melalui pengarahan tersebut, jajaran Polres Majalengka diharapkan semakin solid dalam menjalankan tugas pemeliharaan kamtibmas, penegakan hukum, serta pelayanan kepada masyarakat.

Kapolda Jabar menegaskan bahwa kepercayaan publik merupakan salah satu modal utama bagi kepolisian. Karena itu, setiap personel memiliki tanggung jawab untuk menjaga nama baik institusi melalui sikap profesional, berintegritas, disiplin, serta menjunjung tinggi hukum dalam setiap pelaksanaan tugas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *