Polsek Pamulang Gagalkan Aksi Komplotan Pengganjal ATM, Tiga Pelaku Dibekuk

BERITA POLRI INVESTIGASI|Jakarta – Kepolisian Sektor (Polsek) Pamulang berhasil menggagalkan aksi pencurian dengan modus mengganjal mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di gerai ATM Rumah Sakit Buah Hati, Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 06.17 WIB. Dalam pengungkapan kasus tersebut, tiga pelaku berinisial AN, RA, dan MA berhasil diamankan berikut sejumlah barang bukti.

Kapolsek Pamulang AKP Galuh Pebri Saputra menjelaskan, pengungkapan berawal saat personel Unit Reserse Kriminal (Reskrim) melaksanakan patroli rutin di wilayah hukum Polsek Pamulang. Saat melintas di sekitar lokasi, petugas mencurigai gerak-gerik tiga orang yang berada di area mesin ATM.

Kecurigaan tersebut mendorong petugas melakukan pengamatan lebih lanjut. Dari hasil pemantauan, para pelaku diduga mulai menjalankan aksinya dengan mengganjal slot mesin ATM dan menunggu calon korban yang hendak melakukan transaksi.

“Petugas segera mengambil tindakan untuk mencegah terjadinya tindak pidana. Saat dilakukan penangkapan, para pelaku sempat melakukan perlawanan sehingga dua orang di antaranya diberikan tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur. Selanjutnya, ketiganya diamankan untuk menjalani proses hukum,” ujar AKP Galuh Pebri Saputra.

Dari hasil penyelidikan awal, para pelaku diduga menggunakan modus mengganjal mesin ATM agar kartu milik nasabah tidak dapat keluar. Ketika korban mengalami kesulitan, pelaku kemudian berpura-pura memberikan bantuan dengan tujuan menguasai kartu ATM milik korban dan menggunakannya untuk melakukan tindak kejahatan.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua unit sepeda motor yang digunakan pelaku, satu kartu ATM BCA, dua bilah senjata tajam jenis pisau, serta sejumlah barang lain yang diduga berkaitan dengan aksi kejahatan tersebut.

Saat ini penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan para pelaku dalam kasus serupa di lokasi lain. Polisi juga menelusuri potensi adanya korban tambahan maupun jaringan pelaku yang lebih luas.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengapresiasi kesigapan personel di lapangan yang berhasil menggagalkan aksi kejahatan tersebut sebelum memakan korban.

Menurutnya, keberhasilan itu menjadi bukti pentingnya patroli preventif serta kewaspadaan aparat dalam menjaga keamanan masyarakat, khususnya di lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi sasaran tindak kriminal.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat bertransaksi di mesin ATM. Apabila menemukan kondisi yang mencurigakan atau mengalami kendala yang tidak biasa pada mesin ATM, segera laporkan kepada petugas keamanan, kantor kepolisian terdekat, atau melalui layanan Kepolisian 110 agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujar Kombes Pol. Budi Hermanto.

Polda Metro Jaya mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan saat menggunakan fasilitas perbankan serta tidak ragu melaporkan setiap aktivitas mencurigakan sebagai upaya bersama dalam mencegah tindak kejahatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *