BERITA POLRI INVESTIGASI|PUNCAK JAYA – Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 Sektor Puncak Jaya terus mengedepankan pendekatan humanis dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua Tengah. Melalui patroli jalan kaki yang dilaksanakan pada Sabtu (25/7/2026), personel tidak hanya memantau situasi keamanan, tetapi juga membangun komunikasi langsung dengan masyarakat.
Patroli yang dipimpin Dansektor Puncak Jaya AKP I Putu Wardana, S.H. menyusuri sejumlah titik aktivitas warga. Dalam kegiatan tersebut, personel berdialog dengan masyarakat untuk menyerap informasi mengenai kondisi lingkungan, mendengarkan aspirasi, serta memantau perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Suasana patroli berlangsung hangat dan penuh keakraban. Personel juga menyempatkan diri berinteraksi dengan anak-anak yang baru pulang sekolah. Sapaan ramah dan permainan sederhana menjadi bagian dari pendekatan persuasif guna menumbuhkan kedekatan serta rasa aman di tengah masyarakat.
Selama patroli berlangsung, aktivitas masyarakat tetap berjalan normal. Warga menjalankan berbagai kegiatan, mulai dari berjualan, bersekolah hingga aktivitas sehari-hari lainnya dalam situasi yang aman dan kondusif.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa patroli dialogis merupakan salah satu strategi untuk memperkuat sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat.
“Melalui interaksi langsung, personel dapat memperoleh berbagai informasi dan masukan dari masyarakat mengenai kondisi di lingkungan mereka. Komunikasi yang terjalin dengan baik menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujar Faizal.
Senada dengan itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., mengatakan pendekatan humanis akan terus menjadi prioritas dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan.
“Kehadiran personel tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat. Melalui dialog yang terbuka, masyarakat memiliki ruang untuk menyampaikan informasi maupun aspirasi yang berkaitan dengan kondisi di lingkungan mereka,” katanya.
Respons positif juga datang dari masyarakat. Salah seorang warga, Markus Wenda, mengapresiasi kehadiran personel yang dinilai mampu menciptakan suasana yang lebih akrab dan memberikan rasa nyaman bagi warga.
“Kami senang karena personel tidak hanya berpatroli, tetapi juga menyapa dan berbincang dengan masyarakat. Anak-anak pun terlihat gembira saat diajak berinteraksi. Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan,” ungkap Markus.
Patroli dialogis tersebut menjadi bagian dari komitmen Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 dalam menjaga keamanan wilayah sekaligus memperkuat kemitraan dengan masyarakat melalui komunikasi yang terbuka, humanis, dan berkesinambungan.
