BERITA POLRI INVESTIGASI|BEKASI – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus memperingati HUT Bhayangkara ke-80, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro melaksanakan kunjungan silaturahmi kepada Heru Baskoro, putra Pahlawan Nasional Sayuti Melik, di Sekolah Terpadu Pangudi Luhur (STPL), Jalan Joyomartono, Bekasi Timur, Jumat (17/7/2026).
Kunjungan tersebut menjadi wujud penghormatan Polri kepada keluarga para pejuang bangsa yang telah memberikan kontribusi besar dalam sejarah kemerdekaan Indonesia. Heru Baskoro merupakan putra dari Sayuti Melik, tokoh yang dikenal sebagai pengetik naskah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Kedatangan kami untuk bersilaturahmi menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI. Beliau adalah putra dari Pahlawan Nasional sekaligus salah satu pendiri bangsa, sehingga sudah menjadi kewajiban kita untuk memberikan penghormatan dan menjaga tali silaturahmi,” ujar Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro.
Selain sebagai bentuk penghormatan, kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan HUT Bhayangkara ke-80. Kapolres bersama rombongan turut mendoakan kesehatan Heru Baskoro sekaligus melihat secara langsung kondisi beliau.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Heru Baskoro bersama istrinya, Treyzia Noviani, menyampaikan pesan kepada jajaran Polres Metro Bekasi Kota agar terus mengisi kemerdekaan dengan pengabdian kepada masyarakat serta meneruskan semangat perjuangan para pendiri bangsa.
Menanggapi pesan tersebut, Kapolres menegaskan komitmen Polri untuk terus menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta menjaga keamanan dan ketertiban sebagai bentuk nyata melanjutkan cita-cita perjuangan para pahlawan.
Heru Baskoro sebelumnya sempat menjadi perhatian publik setelah mengalami kesulitan menjalani pengobatan akibat gangguan pada matanya. Kondisi tersebut memunculkan kepedulian berbagai pihak hingga akhirnya memperoleh perhatian dan bantuan.
Sebagai informasi, Sayuti Melik memiliki nama lengkap Mohamad Ibnu Sayuti. Ia lahir pada 25 November 1908 dan dikenang sebagai tokoh penting dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Selain mengetik naskah Proklamasi yang dibacakan Presiden Soekarno pada 17 Agustus 1945, Sayuti Melik juga pernah menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia periode 1971–1982.
Sayuti Melik wafat pada 27 Februari 1989 dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta. Ia meninggalkan dua putra, yakni Musafir Kurma Budiman dan Heru Baskoro, yang selama ini relatif jarang tampil di ruang publik.




