BERITA POLRI INVESTIGASI|Gorontalo – Dalam rangka menanamkan budaya disiplin dan meningkatkan kesadaran hukum sejak usia dini, SDN 39 Hulondalangi menggelar Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas yang dirangkaikan dengan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Rabu (15/7/2026).
Kegiatan tersebut diprakarsai oleh Kepala SDN 39 Hulondalangi, Fitri Datau A. Flores, S.Pd. Selain memimpin SDN 39 Hulondalangi, ia juga merupakan istri dari Ketua Umum Fast Respon Nusantara (FRN) Counter Polri, Agus Flores. Dalam kegiatan tersebut, sekolah menghadirkan Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polresta Gorontalo beserta jajaran, serta narasumber dari Kejaksaan Negeri Kota Gorontalo untuk memberikan edukasi kepada para peserta didik.
Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas Polresta Gorontalo memberikan edukasi mengenai pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas, mengenal rambu-rambu, serta membiasakan perilaku aman dan tertib di jalan. Materi disampaikan secara interaktif agar mudah dipahami oleh para siswa yang mengikuti MPLS.
Sementara itu, perwakilan Kejaksaan Negeri Kota Gorontalo memberikan pembekalan mengenai kesadaran hukum, pentingnya disiplin, serta pembentukan karakter pelajar yang bertanggung jawab dan taat terhadap peraturan.
Kepala SDN 39 Hulondalangi, Fitri Datau A. Flores, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam membangun karakter peserta didik, tidak hanya melalui pembelajaran akademik, tetapi juga melalui pendidikan kedisiplinan, keselamatan, dan kepatuhan terhadap hukum.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para siswa memiliki pemahaman yang baik tentang pentingnya tertib berlalu lintas serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan karakter harus dimulai sejak dini melalui kolaborasi antara sekolah, kepolisian, dan aparat penegak hukum,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dengan antusias dan mendapat sambutan positif dari para siswa maupun tenaga pendidik. Kehadiran Satlantas Polresta Gorontalo dan Kejaksaan Negeri Kota Gorontalo di lingkungan sekolah diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam menciptakan generasi muda yang disiplin, sadar hukum, serta peduli terhadap keselamatan berlalu lintas.
