BERITA POLISI INVESTIGASI I jakarta– Tingkat kepercayaan publik terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terpantau terus mengalami peningkatan. Capaian tersebut menjadi apresiasi tersendiri atas kinerja institusi kepolisian di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.
Namun, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengingatkan agar Polri tidak terlena dengan hasil survei tersebut. Merespons hasil Survei Litbang Kompas, Sahroni menilai meningkatnya kepercayaan masyarakat merupakan bukti bahwa berbagai upaya Polri telah dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Ini adalah bukti bahwa kerja-kerja Polri sudah on the track dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Sahroni dalam keterangannya, Senin.
Meski demikian, politikus NasDem itu meminta Polri tetap menjaga momentum positif yang telah terbangun. Ia menekankan pentingnya Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, profesionalisme anggota, serta kedekatan dengan masyarakat di lapangan.
“Meskipun trennya positif, Polri tidak boleh berpuas diri. Justru ini momentum untuk gaspol meningkatkan pelayanan dan profesionalisme,” tegasnya.
Sahroni juga menyoroti bahwa masih banyak pekerjaan rumah atau PR yang harus diselesaikan oleh Polri ke depan. Beberapa di antaranya adalah pemberantasan kejahatan jalanan, aksi premanisme, peredaran narkoba, hingga kejahatan berbasis digital atau siber.
“PR-nya masih banyak. Mulai dari berantas kejahatan jalanan, premanisme, narkoba, sampai kejahatan digital. Ini yang harus jadi fokus utama agar kepercayaan publik tidak hanya naik, tapi juga terjaga,” pungkasnya.
Sebelumnya, Survei Litbang Kompas mencatat adanya tren kenaikan kepuasan dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri dalam beberapa periode terakhir.
Reporter Sastra. S
